Selasa 04 Feb 2020 12:11 WIB

Warga Siak Resah dengan Harimau Diduga Memangsa Sapi

Seorang warga Siak mengaku empat sapinya hilang diduga dimangsa harimau.

Warga Siak Resah dengan Harimau Diduga Memangsa Sapi. Foto ilustrasi.
Foto: Republika/Maman Sudiaman
Warga Siak Resah dengan Harimau Diduga Memangsa Sapi. Foto ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, SIAK -- Warga Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Provinsi Riau diresahkan dengan dugaan harimau yang memangsa sejumlah ternak sapi milik masyarakat. Kepolisian Sektor Minas, Kabupaten Siak, beserta jajaran dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau juga menelusuri kemungkinan adanya harimau yang memangsa sapi warga dan meninggalkan jejak di perkampungan setempat.

"Ya, kami melaksanakan pengecekan di lokasi konservasi PT. Arara Abadi Distrik Tapung, Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas terkait ditemukannya dua ekor anak sapi yang diduga telah dimangsa dan adanya penemuan jejak tapak kaki," kata Kepala Polsek Minas Kompol Birma Naipospos, Selasa (4/2).

Baca Juga

Pada saat dilakukan pengecekan memang terdapat potongan berupa kaki, kepala, dan bagian dalam sapi. Kemudian juga memang didapatkan jejak tapak kaki harimau di sekitar organ sapi tersebut.

Jejak tapak di lokasi ini berbatasan dengan lokasi pelatihan Gajah Tahura Minas Jaya. Selain tapak, kata dia, juga terlihat tempat-tempat menyerupai sarang harimau.

"Kami menempuh lokasi tersebut dengan berjalan kaki sejauh 300 meter dengan kondisi lahan dataran rendah, semak belukar dan rawa-rawa. Kami menemukan sarang-sarang menyerupai sarang harimau," kata Birma.

Sebelumnya, warga Minas dihebohkan dengan pengakuan Zaharuddin, warga di Kampung Rantau Bertuah. Dia menyatakan sapinya diduga dimangsa harimau sumatera.

Menurut Zaharuddin, sapinya hilang empat ekor. Dua ekor di antaranya yang masih kecil hanya tinggal bagian kaki dan kepalanya. Sisa-sisa bagian sapi itu ditemukan di lahan konservasi PT Arara Abadi Distrik Tapung, Kampung Rantau Bertuah, Minas.

"Hilang empat ekor, kami memperkirakan memang dimangsa harimau," kata Zaharuddin.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement