Kamis 30 Jan 2020 17:20 WIB

Kunjungan Wisatawan China ke Bali Zoo Menurun

Saat libur Imlek kunjungan wisatawan China turun 20 persen.

Wisatawan menyaksikan Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae) bernama Pandeka mencari daging dalam boneka rusa saat dilatih kemampuan berburunya di Bali Zoo, Gianyar, Bali, Senin (29/7/2019).
Foto: Antara/Nyoman Budhiana
Wisatawan menyaksikan Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae) bernama Pandeka mencari daging dalam boneka rusa saat dilatih kemampuan berburunya di Bali Zoo, Gianyar, Bali, Senin (29/7/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, GIANYAR -- Kunjungan wisatawan asal negara China ke objek wisata Bali Zoo di kawasan Sukawati, Kabupaten, Gianyar, Bali, tercatat menurun. Berkurangnya wisatawan China diduga akibat dampak dari penyebaran virus corona baru (novel Coronavirus/nCov).

"Saat ini, kunjungan wisatawan asal China, khususnya pada saat periode libur Tahun Baru Imlek kemarin, menurun sekitar 20-25 persen," ujar Sales & Marketing Manager Bali Zoo Putu Agus Setiawan di Gianyar, Kamis (30/1).

Baca Juga

Ia mengatakan, pada periode libur Imlek tahun-tahun sebelumnya, wisatawan asal China yang berkunjung ke Bali Zoo tercatat mencapai angka sekitar 2.000 orang. Namun, pada periode Imlek tahun ini, pada 24-26 Januari lalu, wisatawan mancanegara asal China tercatat sekitar 1.500 orang yang melakukan kunjungan ke Bali Zoo.

Penurunan tersebut, menurutnya, dapat terlihat langsung dengan adanya beberapa pembatalan kunjungan tamu asal China yang sebelumnya sudah memesan, namun tidak jadi melakukan kunjungan ke Bali Zoo. Khususnya tamu China yang tergabung dalam grup kecil.

"Mereka membatalkan kunjungan ke Bali Zoo karena berdasarkan informasi, penerbangan mereka dari China juga batal. Jadi mereka tidak dapat melakukan kunjungan ke Pulau Dewata," ujarnya

Putu Agus Setiawan mengatakan, selain penurunan kunjungan wisatawan asal China, kunjungan wisatawan mancanegara dari berbagai negara lain juga terindikasi mengalami penurunan.

"Hal tersebut terjadi mungkin karena kekhawatiran wisatawan mancanegara dari negara-negara selain China terhadap penyebaran Virus Corona ini," katanya.

Ia menambahkan, secara jumlah rata-rata kunjungan harian, kunjungan wisatawan asal China pada hari-hari biasa sebelum virus corona mewabah, mencapai sekitar 200-300 orang per hari. Sedangkan, kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara pada hari biasa ke Bali Zoo yang memiliki koleksi sekitar 500 ekor satwa dengan 70 spesies tersebut tercatat mencapai 800-1.000 orang.

"Untuk wisatawan mancanegara yang mendominasi kunjungan ke Bali Zoo kami catat sejauh ini adalah wisatawan asal Australia, Jepang, India dan China," ujar Putu Agus Setiawan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement