Rabu 29 Jan 2020 20:42 WIB

Ini Antisipasi Pelindo I Hadapi Virus Corona

Pemeriksaan kepada kru atau awak kapal di cabang pelabuhan internasional ditingkatkan

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Maman Sudiaman
Pelindo 1 meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi terhadap penyebaran Virus Corona (Novel Coronavirus - 2019 - nCov) ke Indonesia melalui Pelabuhan Internasional di lingkungan Pelindo 1.
Foto: dok. Pelindo 1
Pelindo 1 meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi terhadap penyebaran Virus Corona (Novel Coronavirus - 2019 - nCov) ke Indonesia melalui Pelabuhan Internasional di lingkungan Pelindo 1.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Kasus menyebarnya virus corona hingga menimbulkan kematian di negeri Wuhan China menjadi perhatian pemerintah Indonesia. Tak terkecuali PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I (Persero) yang saat ini mengantisipasi penyebaran virus mematikan.

VP Humas Pelindo I Medan, Fiona Sari Utami mengatakan saat ini seluruh cabang pelabuhan di lingkungan Pelindo I telah berkoordinasi secara intensif dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan atau Dinas Kesehatan setempat. "Ini dilakukan untuk melakukan pemeriksaan bersama kepada penumpang embarkasi dan debarkasi di masing-masing cabang pelabuhan," kata Fiona, Rabu (29/1).

Dia menjelaskan hal tersebut dilakukan untuk melakukan pengawasan kru atau awak kapal asing yang sandar di cabang pelabuhan. Selain itu juha memperketat pengawasan dan kontrol terhadap seluruh kegiatan operasional khususnya di Pelabuhan Internasional.

   

“Di beberapa areal terminal penumpang Pelindo I telah dipasang alat thermal scanner untuk pendeteksi suhu tubuh sebagai antisipasi penyebaran virus corona," jelas Fiona.

Dia menjelaskan alat tersebut dipasan di di Terminal Penumpang Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, dan Dumai. Pemantauan dan pemeriksaan penumpang juga dimulai dari dermaga hingga ke pintu masuk dan keluar.

photo
Pelindo 1 meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi terhadap penyebaran Virus Corona (Novel Coronavirus - 2019 - nCov) ke Indonesia melalui Pelabuhan Internasional di lingkungan Pelindo 1.

Fiona memastikan pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Bea Cukai, Karantina, Imigrasi, dan Kementerian Perhubungan melalui Otoritas Pelabuhan dan Kantor Syahbandar serta instansi terkait lainnya juga akan terus bersiaga dan berkoordinasi secara intensif dengan Pelindo I. Khususnya di seluruh terminal penumpang dan pelabuhan internasional yang dikelola Pelindo I.

Dia menambahkan, kegiatan pemeriksaan kepada kru atau awak kapal di cabang pelabuhan internasional juga semakin ditingkatkan. “Petugas KKP melakukan pemeriksaan intensif sebelum kegiatan bongkar muat di laksanakan, di mana  kegiatan pemeriksaan ini tidak saja dilakukan pada saat isu virus korona mewabah, namun kegiatan rutin yang dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku di pelabuhan," jelas Fional.

Fiona mengatakan saat kapal bersandar di dermaga dan sebelum melakukan kegiatan bongkar muat, petugas KKP akan melakukan pengecekan kesehatan di kapal. Selain itu, lanjut dia, para petugas lapangan baik di terminal penumpang maupun di dermaga telah dihimbau lebih waspada serta selalu menggunakan masker dan sarung tangan.

Saat ini, Pelindo I memiliki terminal penumpang internasional yang berada di Tanjungpinang dan Tanjung Balai Karimun di Provinsi Kepulauan Riau, Dumai di Provinsi Riau, dan Tanjung Balai Asahan yang berada di Provinsi Sumatra Utara. Semua terminal tersehut melayani penumpang internasional yang berasal dari Singapura dan Malaysia seperti Johor, Selat Panjang, dan Port Klang.

Sementara, itu, pelabuhan yang melayani kargo impor yaitu Pelabuhan Belawan, Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan, Perawang, Sei Kolak Kijang, Dumai, dan Lhokseumawe dengan negara asal cargo (impor) pada umumnya berasal dari negara Singapura, Malaysia, Vietnam, Myanmar, India, dan Cina.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement