Rabu 29 Jan 2020 16:50 WIB

Jenazah Siswi SMP di Tasik Dimakamkan di Kampungnya

Jenazah siswi SMPN 6 Tasikmalaya dimakamkan di TPU Sindangjaya

Rep: Bayu Adji P/ Red: Esthi Maharani
Proses pemakaman siswi SMPN 6 Tasikmalaya, yang sebelumnya ditemukan di gorong-gorong depan sekolahnya. Almarhumah dimakamkan di TPU Kampung Sindangjaya, Kelurahan Linggajaya, Kota Tasikmalaya, Rabu (29/1).
Foto: Bayu Adji P / Republika
Proses pemakaman siswi SMPN 6 Tasikmalaya, yang sebelumnya ditemukan di gorong-gorong depan sekolahnya. Almarhumah dimakamkan di TPU Kampung Sindangjaya, Kelurahan Linggajaya, Kota Tasikmalaya, Rabu (29/1).

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Jenazah siswi SMPN 6 Tasikmalaya yang ditemukan meninggal di gorong-gorong di depan sekolahnya, akhirnya dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) di Kampung Sindangjaya, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Rabu (29/1). Ratusan warga mengiringi pemakaman itu. Beberapa di antara mereka merupakan pelajar SMPN 6 Tasikmalaya, teman sekolah perempuan berinisial DS (13 tahun) itu.

Ibu korban, Wati Candrawati (46) berusaha untuk tetap tegar ketika mengikuti proses pemakan anaknya itu. Almarhumah DS dikenang sebagai orang yang gemar ke masjid untuk beribadah. Hampir setiap sore, almarhumah selalu datang ke masjid untuk shalat magrib dan dilanjutkan dengan mengaji.

Baca Juga

"Dia itu rajin ke masjid. Biasanya magrib berangkat ke masjid untuk shalat berjamaah dan mengaji," kata salah seorang tetangga dekat korban, Nyai (48) di lokasi pemakaman.

Salah seorang tetangganya yang lain, Rina (34) mengatakan, tak ada keburukan almarhumah di mata tetangga. Rina mengaku tak menyangka Delis bernasib tragis seperti itu.

"Padahal, dia itu anak yang tidak banyak tingkah. Walaupun sejak masih SD hingga sekarang suka diguyonin teman-temannya dengan sebutan leupeut (lontong), dia tak pernah marah," kata dia.

Ia mengatakan, ibu kandung almarhumah memang sehari-harinya berjualan lontong di Pasar Cikurubuk. Ia melakukan itu untuk menghidupi kedua anaknya. Hingga saat ini, penyebab meninggalnya siswi kelas VII SMPN 6 Tasikmalaya itu masih belum diketahui. Polres Tasikmalaya Kota masih melakukan penyidikan untuk memastikan penyebab meninggalnya DS. Jenazah korban juga sudah diautopsi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement