Sabtu 25 Jan 2020 14:02 WIB

Wisatawan dan Umat Konghucu Berbaur di Kelenteng

Wisatawan dan umat Konghucu berbaur di Kelenteng Petak Sembilan

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
Wisatawan dan umat Konghucu berbaur di Kelenteng Petak Sembilan. Ilustrasi.
Foto: Republika/ Wihdan Hidayat
Wisatawan dan umat Konghucu berbaur di Kelenteng Petak Sembilan. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wisatawan dan umat Konghucu yang beribadah menyambut Tahun Baru Imlek berbaur di Kelenteng Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat pada Sabtu. Sejumlah wisatawan domestik datang dari berbagai kalangan untuk berburu sakralnya suasana ibadah.

Pengurus Kelenteng Petak Sembilan, Lucas Tjang, di lokasi ibadah menyebutkan pengunjung Kelenteng Petak Sembilan telah ramai sejak Jumat (24/1) malam. "Diprediksi hingga Sabtu malam pengunjung akan meningkat. Jumlahnya tidak pasti, tapi kemungkinan sampai ribuan," ujar Lucas.

Baca Juga

Lucas mengatakan pengunjung kelenteng lebih banyak dari tahun yang sebelumnya pada Tahun Tikus Logam ini. Kebanyakan pengunjung beribadah agar dijauhkan dari bala dan mendapat berkat melimpah.

Padatnya pengunjung kelenteng membuat acara barongsai di lokasi tersebut tidak jadi diadakan. "Karena tempat sudah penuh begini ya, jadi sepertinya kondisi tidak memungkinkan untuk diadakan festival barongsai," ujar Lucas.

Di Kelenteng Petak Sembilan, ada juga wisatawan domestik yang berasal dari komunitas fotografi kampus, hingga komunitas lukis cat air yang membuat kawasan utama ibadah jadi ramai.  Selain itu, kelenteng tersebut kedatangan sejumlah wisatawan asing yang ingin menyaksikan suasana hari libur yang berbeda saat Imlek.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement