Ahad 19 Jan 2020 15:42 WIB

Akses Jalan Kajen dan Kandangserang Pekalongan Ditutup

Jembatan yang menghubungkan Kajen dengan Kandangserang ditutup karena longsor.

Rep: Eko Widiyatno / Red: Dwi Murdaningsih
Ilustrasi pembangunan jembatan
Foto: ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho
Ilustrasi pembangunan jembatan

REPUBLIKA.CO.ID, KAJEN -- Jembatan jambu yang menghubungkan wilayah Kecamatan Kajen dengan Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan, untuk sementara ditutup. Hal ini menyusul longsornya salah satu pondasi jembatan beberapa waktu lalu, sehingga jembatan tak bisa dilalui.

''Kita sudah perintahkan agar jembatan ini segera diperbaiki. Mengingat pentingnya akses jalan ini, saya minta agar perbaikan bisa diselesaikan paling lama tiga minggu,'' kata Bupati Asip Kholbihi, Sabtu (19/1).

Baca Juga

Saat meninjau lokasi jembatan, Bupati menyatakan akan menyiapkan anggaran perbaikan melalui dana tak terduga. Hal ini dimaksudkan agar kebutuhan anggaran bisa cepat tersedia, sehingga jembatan juga bisa langsung diperbaiki.

Sambil menunggu perbaikan, Bupati meminta pihak terkait juga menyiapkan jalur alternatif agar masyarakat di kedua wilayah kecamatan bisa melintas. ''Meski harus memutar, yang penting akses jalannya tetap lancar sampai perbaikan jembatan jambu selesai,'' katanya.

Bupati mengakui, selama intensitas hujan meningkat pada awal Januari 2020 lalu, memang ada kekhawatiran terjadinya bencana di Kabupaten Pekalongan. Selain di Jembatan Jambu, juga ada beberapa titik atau lokasi yang mengalami bencana longsor. Termasuk juga bencana banjir di wilayah utara Kabupaten Pekalongan.

Namun dia menyebutkan, sejauh kesiapan dan dukungan semua pihak, Pemkab Pekalongan telah berusaha menangani bencana ini dengan baik. ''Semua hal yang ada kaitannya dengan bencana alam, seperti longsor dan banjir akan segera diperbaiki,'' tegasnya.

Dia mengingatkan, pada pertengahan Januari 2020 ini, musim hujan diperkirakan masih belum berakhir. Untuk itu, dia meminta masyarakat tetap waspada bila beberapa hari ke depan, intensitas hujan kembali meningkat. ''Pemkab dan instansi terkait sudah saya minta untuk on call dan siap siaga mengantisipasi datangnya bencana alam,'' jelasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement