Ahad 05 Jan 2020 09:58 WIB

Destinasi Wisata Surabaya Diserbu Pengunjung Selama Nataru

Taman Hiburan Pantai Kenjeran pengunjung tertinggi menembus angka 22 ribu orang

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Esthi Maharani
Pantai Batu-Batu Kenjeran, Kecamatan Bulak, Surabaya
Foto: Republika/Dadang Kurnia
Pantai Batu-Batu Kenjeran, Kecamatan Bulak, Surabaya

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengaku, ada beberapa destinasi wisata di Surabaya yang dipadati wisatawan selama libur natal 2019 dan tahun baru 2020 (Nataru). Seperti di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, yang pengunjung tertinggi menembus angka 22 ribu pengunjung dalam satu hari.

“Itu rekor dalam satu hari pengunjung mencapai 22 ribu di THP kenjeran. Biasanya tidak sebanyak it. Paling sekitar 19-20 ribu," ujar Antiek di Surabaya, Ahad (5/12). Antirk pun menyatakan akan lebih bersemangat lagi untuk meningkatkan pelayanan di setiap destinasi wisata.

Antiek menambahkan, destinasi lain yang juga cukup ramai dikunjungi adalah museum. Salah satunya adalah Museum Tugu Pahlawan. Selama liburan Nataru, rata-rata kunjungan dalam sehari ke museum ini mencapai 2.064 orang. Bahkan, Museum Pendidikan yang baru saja diresmikan pada November 2019, juga banyak dikunjungi.

“Destinasi lain yang ramai yaitu museum. Terutama Museum Pahlawan jumlah pengunjungnya mencapai 2.064 per hari. Lalu setelah itu Museum Pendidikan sekitar 374 pengunjung per hari,” ujar Antiek

Tidak hanya itu, Antiek menyebut, destinasi wisata Sungai Kalimas juga cukup menyedot perhatian publik, selama libur Nataru. Meskipun jumlah pengunjung yang naik perahu di Sungai Kalimas hanya sekitar 1.707, namun nyatanya meningkat dari hari biasanya.

Antiek menegaskan, bakal terus berupaya membuat destinasi-destinasi baru yang dapat dikelola dengan tujuan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Misalnya saja destinasi wisata Kota Lama dan Lawang Seketeng.

“Kami buat berbagai macam destinasi baru seperti Kota Lama dan Kampung Lawang Seketeng. Itu progres nya masih separuh dan nanti kami upayakan agar menjadi kampung unggulan,” kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement