Kamis 02 Jan 2020 15:26 WIB

Pempov Jateng Siaga Personel dan Logistik Banjir Jakarta

Pemprov Jateng juga menyiagakan bantuan untuk Lombok dan Palu.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyatakan siap mengirimkan bantuan personel, peralatan, serta logistik untuk mendukung penanganan dampak banjir di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
Foto: Antara/Nova Wahyudi
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyatakan siap mengirimkan bantuan personel, peralatan, serta logistik untuk mendukung penanganan dampak banjir di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyatakan siap mengirimkan bantuan personel, peralatan, serta logistik untuk mendukung penanganan dampak banjir di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Tak hanya di Jakarta, bantuan juga disiagakan untuk Lombok dan Palu.

"Pada prinsipnya kami stand by (siaga), kalau dibutuhkan, kami siap kirim personel ke Jakarta dan sekitarnya, apalagi inikan jaraknya dekat," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat meninjau rumah pompa di Sungai Sringin, Kota Semarang, Kamis (2/1).

Baca Juga

Ganjar mengatakan, pihaknya juga bergerak di Lombok dan Palu untuk mengirimkan personel dan juga bantuan lainnya. Pihaknya siap memberikan bantuan sebagai suatu bentuk bahwa bencana banjir merupakan bencana untuk satu Indonesia.

Ganjar yakin Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah siap dengan stok logistik untuk penanganan dampak banjir. Menurut dia, dukungan yang masih dibutuhkan DKI Jakarta kemungkinan tambahan personel.

Ganjar juga mengimbau seluruh warga untuk menghentikan caci maki serta kemarahan berkenaan dengan bencana banjir yang melanda sebagian wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Ia meminta masyarakat harus gotong royong dalam membantu bencana banjir tersebut.

"Hentikan caci maki, marah-marah. Mari kita perbanyak gotong royong untuk menolong. Jateng siap membantu jika dibutuhkan di Jakarta, Depok, Tangerang, dan sebagainya. Personel kami sudah siap, sebagian kami siapkan untuk stand by," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement