Senin 30 Dec 2019 23:01 WIB

Wajah Baru Jalur Pedestrian Sudirman Yogyakarta

Beban di Malioboro dapat dipindahkan ke Jalan Jenderal Sudirman

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Agung Sasongko
Revitalisasi Trotoar Jogja. Pengerjaan revitalisasi trotoar di Jalan Sudirman, Yogyakarta, Senin (15/12).
Foto: Republika/ Wihdan
Revitalisasi Trotoar Jogja. Pengerjaan revitalisasi trotoar di Jalan Sudirman, Yogyakarta, Senin (15/12).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Jalur pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman diresmikan, Senin (30/12). Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti meminta untuk ditempatkannya satgas kebersihan di kawasan tersebut. Hal ini guna menjaga kebersihan dan menciptakan jalur pedestrian yang nyaman bagi pejalan kaki.

"Mohon disiapkan Satgas kebersihan," kata Haryadi saat meresmikan jalur pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman, Yogyakarta, Senin (30/12).

Sementara itu, Paniradya Pati DIY, Beni Suharsono berharap masyarakat maupun pihak terkait lainnya untuk dapat memanfaatkan penataan yang telah dilakukan tersebut. Khususnya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Yogyakarta.

"Monggo dimaksimalkan, mungkin untuk pemberdayaan masyarakat dan membangkitkan ekonomi," tambahnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta Agus Tri Haryono mengatakan, penataan yang dilakukan guna memperbaiki wajah Kota Yogyakarta. Sehingga lebih terlihat elegan dan ramah terhadap pejalan kaki karena sudah tidak ada kabel-kabel yang terlihat.

"Jadi tidak hanya sebatas memperbaiki kondisi fisik saja, ruas pedestrian dan lanskapnya saja. Namun juga memperbaiki visual ruang yang turut serta menjadi wajah pedestrian," kata Agus beberapa waktu lalu.

Selain itu, penataan ini juga sebagai pusat entitas Kota Yogyakarta nantinya. Sehingga, beban di Malioboro dapat dipindahkan ke Jalan Jenderal Sudirman setidaknya mengurangi sebesar lima hingga delapan persen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement