Senin 30 Dec 2019 22:20 WIB

Peningkatan Kedatangan WNA di Sumbar tak Signifikan

Peningkatan tersebut menurutnya terjadi sejak sebelum Natal pada 25 Desember lalu.

Kedatangan WNA pada libur akhir tahun melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatra Barat, tidak signifikan.
Foto: Antara/Iggoy el Fitra
Kedatangan WNA pada libur akhir tahun melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatra Barat, tidak signifikan.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Imigrasi mencatat peningkatan kedatangan Warga Negara Asing (WNA) melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Sumatra Barat (Sumbar) pada momen akhir tahun tidak terlalu signifikan dibandingkan hari normal.

"Memang terjadi peningkatan kedatangan namun tidak signifikan. Biasanya kedatangan per hari sekitar 100 orang, saat ini sekitar 150 orang," kata Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Padang Misri, di Padang, akhir pekan lalu.

Baca Juga

Peningkatan tersebut menurutnya terjadi sejak sebelum Natal pada 25 Desember lalu. Berdasarkan visa diketahui sebagian besar kedatangan WNA ke Sumbar untuk kepentingan wisata.

Meskipun peningkatan tidak signifikan, ia menegaskan pihak Imigrasi tetap meningkatkan pengawasan serta pemeriksaan saat kedatangan.

Dengan tujuan agar tidak ada WNA yang melakukan pelanggaran, kejahatan, atau membawa barang terlarang di wilayah Indonesia.

Ia menjelaskan jumlah 150 orang tersebut adalah WNA yang datang melalui penerbangan internasional, dan diperiksa oleh pihak Imigrasi di BIM.

Sedangkan perlintasan warga negara asing melalui penerbangan domestik tidak diperiksa di bandara, namun diawasi dengan pemanfaatan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA).

"Untuk pelaporan APOA sudah diberitahukan kepada pihak-pihak terkait seperti perhotelan, penginapan, dan lainnya tempat keberadaan WNA," katanya.

Berdasarkan data sementara hingga pertengahan Desember 2019, jumlah kedatangan di Bandara Internasional Minangkabau sebanyak 125.302 orang.

Dengan rincian Warga Negara Indonesia (WNI) sebanyak 68.533 Warga Negara Indonesia (WNI), dan WNA sebanyak 56.769 orang.

Sedangkan data keberangkatan sebanyak 110.982 orang dengan rincian 69.076 WNI, dan 41.906 WNA.

Dari data tersebut diketahui WNA yang paling banyak datang berasal dari negara Malaysia, Australia, Amerika, Singapura, dan Prancis.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement