Senin 30 Dec 2019 15:25 WIB

Polres Pariaman Selidiki Temuan Ganja di Kolong Jembatan

Pihak kepolisian masih menyisir lokasi dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Kepolisian Resor (Polres) Pariaman, Sumatera Barat, masih menyelidiki penemuan lima paket ganja kering ukuran besar tidak bertuan di kolong Jembatan Campago, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman pada Ahad (29/12) (Ilustrasi ganja kering)
Foto: Antara/Rahmad
Kepolisian Resor (Polres) Pariaman, Sumatera Barat, masih menyelidiki penemuan lima paket ganja kering ukuran besar tidak bertuan di kolong Jembatan Campago, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman pada Ahad (29/12) (Ilustrasi ganja kering)

REPUBLIKA.CO.ID, PARIAMAN -- Kepolisian Resor (Polres) Pariaman, Sumatera Barat, masih menyelidiki penemuan lima paket ganja kering ukuran besar tidak bertuan di kolong Jembatan Campago, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman pada Ahad (29/12). Pihak kepolisian masih di lapangan menyisir lokasi.

"Anggota kepolisian masih di lapangan untuk meminta keterangan dari saksi dan menyisir lokasi penemuan paket ganja tersebut," kata Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan, di Pariaman, Senin (30/12).

Baca Juga

Danramil 06/Kampung Dalam Kodim 0308/Pariaman Kapten Inf Syamsuwarno mengatakan, ganja tersebut ditemukan oleh seorang anak berusia 12 tahun yang sedang bermain-main di kolong jembatan dan melihat bungkusan besar berwarna kuning. Anak itu pun, lanjutnya, melaporkan temuannya kepada Babinsa setempat Sertu Kusnaefi yang sedang melaksanakan komunikasi sosial di desa binaannya.

"Babinsa tadi bersama warga langsung bergegas ke lokasi dan membuka bungkusan satu dari lima paket ganja tersebut dan ternyata berisi ganja kering," katanya.

Menurutnya, ganja yang ditemukan itu milik pengedar di wilayah V Koto Kampung Dalam, dan lokasi penemuan paket ganja tersebut bagian dari transaksi antarbandar. Barang bukti ganja tersebut telah diserahkan dari Babinsa setempat kepada Polres Pariaman, disaksikan oleh tokoh masyarakat.

“Bisa jadi barangnya dia taruh di sana, kemudian diambil oleh pembeli," ujarnya lagi.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement