Ahad 29 Dec 2019 13:05 WIB

2020, Jokowi dan Dodi Panen Perdana Replating Sawit 2017

Muba akan memiliki pabrik IPO pertama di Indonesia.

Rep: Maman Sudiaman / Red: Agus Yulianto
Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin bersama Presiden RI Joko Widodo, Menko Perkonomian RI Darmin Nasution,serta Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman saat  Launching Penanaman Perdana Program Replanting/ Peremajaan  Sawit Rakyat Oleh Presiden Republik Indonesia, Jumat (13/10) di Desa Panca Tunggal.
Foto: Foto : Humas Pemkab Muba
Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin bersama Presiden RI Joko Widodo, Menko Perkonomian RI Darmin Nasution,serta Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman saat Launching Penanaman Perdana Program Replanting/ Peremajaan Sawit Rakyat Oleh Presiden Republik Indonesia, Jumat (13/10) di Desa Panca Tunggal.

REPUBLIKA.CO.ID, SEKAYU -- Presiden Joko Widodo dan Bupati Muba Dodi Reza Alex, direncanakan bakal melakukan panen perdana kelapa sawit hasil peremajaan (replanting) tahun 2017.  Panen perdana yang dijadwalkan pada Juni 2020 itu, merupakan kelapa sawit hasil replanting pada lahan seluas 4.446 hektare di Sungai Lilin Muba. 

"Oktober 2017 lalu Pak Presiden melakukan peremajaan kebun sawit milik petani rakyat di Muba untuk pertama kalinya . Nah, Insya Allah, 2020 nanti diperkirakan bulan Juni Pak Jokowi juga akan turut memanen perdana hasil kelapa sawit di lahan yang sudah dilakukan peremajaan," ungkap Dodi. 

Diketahui, hingga tahun 2019 berkat program peremajaan perkebunan kelapa sawit milik rakyat yang dicanangkan Bupati Muba Dodi Reza tersebut telah menyelamatkan dan meningkatkan taraf ekonomi sebanyak 6.536 Kelompok Kebun (KK) dari 24 Koperasi dan KUB (Kelompok Usaha Bersama) di Muba. 

"Program peremajaan sawit milik petani rakyat ini terus berjalan. Dan Alhamdulillah, hingga 2019 ini, sudah 12.238 hektare lahan perkebunan sawit milik rakyat di Muba yang sudah dilakukan peremajaan dengan total 6.536 kelompok kebun yang terbantu melalui program percontohan di Indonesia ini," ujarnya.

Sedangkan  untuk program turunan nantinya, akan berkesinambungan dengan keberadaan pabrik IPO di Muba. Dimana nantinya Muba akan memiliki pabrik IPO pertama di Indonesia untuk menampung hasil sawit rakyat yang akan diolah menjadi bahan bakar nabati. 

"Jadi, target meningkatkan kesejahteraan petani sawit di Muba dapat teralisasi dengan upaya-upaya program terobosan yang akan kami lakukan," imbuhnya.

Kepala Dinas Perkebunan Muba Iskandar mengungkapkan, di Kabupaten Muba terdapat 133.557 ha lahan pekebun sawit rakyat artinya masih banyak lahan yang berpotensi untuk diremajakan dan berlanjut akan terus dilakukan peremajaan yang menjadi target hingga tahun 2024. 

"Dari jumlah luasan yang sudah dan akan diremajakan tersebut tersebar dalam beberapa wilayah Kecamatan yang terdiri Kecamatan Sungai Lilin luas : 5.304 ha, Kecamatan Keluang luas 4.950 ha, Kecamatan Babat Supat luas :250 ha, dan Kecamatan Lais luas 538 ha yang sudah siap melakukan peremajaan juga," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement