REPUBLIKA.CO.ID, KULON PROGO -- Angkasa Pura I mengharapkan adanya percepatan pembangunan infrastruktur jalan untuk mendukung pengoperasian penuh Bandara Internasional Yogyakarta di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) akan beroperasi pada akhir Maret 2020.
Pelaksana Tugas General Manager BIY Agus Pandu Purnama di Kulon Progo, Sabtu (28/12), mengatakan aksebilitas menjadi kunci dari keberhasilan pengoperasian Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA).
"Jarak BIY cukup jauh dengan pusat kota dan daerah lain di Jawa Tengah. Sehingga membutuhkan tol dan jalur kereta. Saat ini yang dibahas adalah moda kereta api dan bus yang digunakan oleh calon penumpang," kata Agus Pandu.
Ia mengatakan rute penerbangan internasional ini masih sebatas rute yang tersedia. Kalau dilihat dari hotel dan rumah sakit yang ada sudah siap. Apalagi, AP I sedang membangun hotel di dalam yang targetnya pada April 2020 sudah bisa dipakai.
"Saat ini progres pembangunan sudah sesuai target, sehingga diharapkan mendukung beroperasinya BIY pada Maret 2020," katanya.
Selain itu, Agus Pandu Purnama mengakui aksesibilitas di BIY masih kurang. Untuk itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan moda transportasi lain untuk bersinergi.
"Aksesibilitas memang masih menjadi handicap-nya bandara, karena jaraknya dengan downtown cukup jauh, jadi kami akan membahas ini supaya headway-nya jelas dan dipublikasikan ke masyarakat," kata dia.
Saat ini, akses kereta api menuju BIY melalui Stasiun Wojo, Purworejo sudah tersedia 34 kereta. Rinciannya terdiri dari 24 kereta bandara dan 10 kereta antarkota.
Dari Stasiun Wojo, penumpang bisa menggunakan bus Damri untuk menuju ke BIY. Sementara rel kereta api yang langsung menuju BIY sedang dibangun.
"Dari internal BIY kami juga akan bekerja sama dengan bus baik swasta maupun BUMN untuk memberikan subsidi, sehingga harganya bisa terjangkau untuk rute tertentu," kata Pandu.
Sejauh ini, BIY sudah melayani 34 penerbangan. Bandara ini baru akan sepenuhnya beroperasi pada Maret 2020 mendatang.
Saat ini perkembangan pembangunan bandara mencapai 89 persen dan akan terus dikejar hingga awal tahun. Nanti akan ada pemindahan 150 penerbangan domestik dan 16 penerbangan internasional dari Bandara Adisutjipto ke BIY. "Semoga dapat berjalan sesuai harapan," katanya.




