Selasa 17 Dec 2019 19:29 WIB

Pimpinan KPK Terpilih Ikut Program Pengenalan

Dalam materi induksi dijelaskan secara umum soal tugas pokok KPK.

Pimpinan KPK terpilih Firli Bahuri (tengah) bersama Lili Pintauli Siregar, Alexander Marwata, Nurul Ghufron dan Nawawi Pomolango (dari kiri).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Pimpinan KPK terpilih Firli Bahuri (tengah) bersama Lili Pintauli Siregar, Alexander Marwata, Nurul Ghufron dan Nawawi Pomolango (dari kiri).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih mulai mengikuti program induksi atau pengenalan struktur di KPK sebelum dilantik oleh Presiden Joko Widodo. Pimpinan terpilih ingin lebih dekat dengan KPK.

"Ini secara umum ya sesuai kesepakatan dengan pimpinan KPK bahwa kami berlima pimpinan KPK periode 2019-2023 lebih ingin dekat dengan KPK sehingga program induksinya dilaksanakan lebih awal dalam rangka menggali dan berbagi dari KPK dengan calon pimpinan yang baru," ucap Ketua KPK terpilih Firli Bahuri di gedung KPK, Jakarta, Selasa.

Baca Juga

Ia menjelaskan dalam materi induksi hari ini dijelaskan secara umum soal tugas-tugas pokok di KPK. Dari mulai apa itu KPK, pihak yang bekerja dengan KPK, program, dan organ pelaksana.

"Mulai dari secara umum KPK itu apa tujuannya, tugas pokoknya, organ pelaksana KPK. Itu yang hari ini dijelaskan, belum ada yang lain," ucap Firli.

Menurut dia, program induksi tersebut akan menambah wawasan pimpinan KPK baru sebelum menjabat nantinya.

Saat ditanya soal jadwal pelantikan, Firli mengaku akan dilantik bersama empat pimpinan KPK lainnya pada Jumat (20/12).

"Saya belum tahu karena belum ada pemberitahuan tetapi informasi dari protokol KPK pelantikan akan dilaksanakan hari Jumat tetapi hari ini saya belum dapat undangan resminya," ujar dia.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK terpilih Lili Pintauli Siregar mengatakan bahwa materi induksi kali ini dijelaskan soal pencegahan korupsi dan rencana dan strategis (renstra) KPK ke depan.

"Masih organisasi, struktur soal pencegahan, lalu target capaian, lalu apa yang harus dikembangkan ke depan. Terus mungkin ada masukan-masukan untuk renstra, masih itu," ujar Lili.

sumber : Antara
Berita Terkait
Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi