Rabu 18 Dec 2019 02:03 WIB

Sebagian Korban Keracunan Makanan di Sukabumi Membaik

Dari 62 orang, sebanyak 20 orang diantara sudah pulang

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Esthi Maharani
Korban keracunan makanan
Foto: Republika/Riga Nurul Iman
Korban keracunan makanan

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Korban keracunan makanan di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi sebagian mulai membaik dan sudah diperbolehkan pulang. Sebelumnya mereka mendapatkan penanganan medis di RSUD Sekarwangi, Kecamatan Cibadak dan Puskesmas Nagrak serta RS Kartika.

'' Dari jumlah yang ditangani sebanyak 62 orang, sebanyak 20 orang diantaranya sudah pulang,'' ujar Kabid Pelayanan Medis RSUD Sekarwangi Cibadak, Asep Suherman kepada Republika, Selasa (17/12).

Jumlah yang kondisinya membaik dan diperbolehkan pulang ini diperkirakan akan terus bertambah. Asep mengungkapkan, petugas rumah sakit berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pasien. Harapannya para pasien bisa segera pulih dan kondisinya membaik dibandingkan sebelumnya.

Di sisi lain hingga Senin (16/12) siang tercatat ada sebanyak 126 orang warga yang dilaporkan mengalami gejala keracunan.Para korban keracunan ini ada yang dirawat di Puskesmas Nagrak, RSUD Sekarwangi, dan RS Kartika.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, Damayanti Pramasari mengatakan, pihaknya meminta agar masyarakat cerdas dalam memilih bahan makanan yang akan diolah.

''Upaya pencegahan keracunan harus dilakukan terutama lewat edukasi pemilihan makanan yang sehat dan higienis,'' ujar dia.

Selain itu mengolah makanannya juga harus sesuai dengan karakteristik bahan makanannya. Sehingga pengolahan juga memenuhi standar kesehatan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement