Ahad 08 Dec 2019 21:59 WIB

Angin Kencang Landa Sejumlah Wilayah di Sleman

Angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan rumah rusak.

Angin kencang di sejumlah wilayah di Sleman, Yogyakarta, mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan rumah rusak (Ilustrasi)
Foto: Antara/Siswowidodo
Angin kencang di sejumlah wilayah di Sleman, Yogyakarta, mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan rumah rusak (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Ahad (8/12). Hal ini mengakibatkan sejumlah pohon tumbang, rumah rusak, dan tiga orang mengalami luka.

"Angin kencang juga mengakibatkan tower dan pengeras suara masjid patah, tower antena patah, jaringan listrik rusak dan jalan terhalang pohon tumbang," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman, Makwan.

Baca Juga

Makwan mengatakan, tiga orang luka akibat bencana tersebut. Satu orang korban dirujuk dari Puskesmas Minggir ke RSUP Sardjito, dan saat ini masih menunggu hasil ct scan karena kondisi anak itu tidak sadar penuh.

Menurut Makwan, berdasarkan laporan dari Pusdalops BPBD Sleman, hingga pukul 16.00 WIB ada sembilan kecamatan di Sleman terdampak angin kencang. Sembilan kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Tempel, Prambanan, Kalasan, Depok, Minggir, Cangringan, Seyegan, Berbah, dan Sleman.

"Kami masih terus melakukan proses penanganan, sebagian ada yang sudah selesai," katanya.

Makwan mengatakan, pendataan juga masih terus dilakukan untuk memastikan dampak angin kencang dan kerugian apa saja yang diderita. Wilayah Kecamatan Minggir, lanjut Makwan, menjadi daerah yang terdampak paling banyak, yakni ada sepuluh titik. Kemudian Prambanan ada sembilan titik dan Berbah ada enam titik.

"Yang pasti personel kami di TRC BPBD siap untuk menangani dampak angin, namun kami belum menaksir berapa kerugian materi akibat kejadian tersebut," kata Makwan.

Proses penanganan berupa pemotongan dahan pohon terus dilakukan. Namun, jika dibutuhkan penanganan khusus atau karena keterbatasan jumlah personel maka akan diselesaikan lebih lanjut.

Ia merinci dampak hujan disertai angin di Kecamatan Tempel menyebabkan gangguan pada jaringan listrik di Desa Banyurejo. Kemudian di Kecamatan Prambanan dampaknya dirasakan di dua Desa yakni Madurejo dan Sumberharjo. Membuat asbes dan genting terhempas, merusak masjid, dan membuat pohon tumbang yang menimpa rumah hingga melintang di jalan. Total sembilan titik terdampak.

Di Kecamatan Kalasan satu pohon tumbang menimpa rumah warga. Sedangkan Kecamatan Depok ada dua kejadian pohon tumbang. Kecamatan Minggir, sepuluh kejadian pohon tumbang rata-rata menimpa rumah warga.

Di Kecamatan Cangkringan terdapat tiga kejadian di Desa Wukirsari dan Argomulyo.

Di Kecamatan Sleman, terdapat tiga kejadian. Selanjutnya di Kecamatan Seyegan hanya ada satu kejadian pohon tumbang menimpa rumah.

Terakhir di Kecamatan Berbah angin kencang mengandaskan atap rumah warga dan memutuskan jaringan listrik di dua rumah. Tercatat ratusan genting dan beberapa asbes terbang terbawa angin.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement