Kamis 05 Dec 2019 10:05 WIB

Airlangga Punya 60 Hari Susun Kepengurusan Golkar

Soal formaturnya, pembahasan itu akan dilanjutkan dalam rangkaian Munas Golkar.

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Ratna Puspita
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto
Foto: Republika/Prayogi
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Airlangga Hartarto telah terpilih kembali untuk duduk sebagai Ketua Umum Partai Golkar setelah disetujui para ketua DPD, dan organisasi sayap pendiri Golkar pada Rabu (4/12) malam. Setelah terpilih Airlangga harus menyusun formasi kepengurusan.

"Nanti diberi waktu 60 hari untuk menyusun," ujar Airlangga Hartarto usai terpilih sebagai Ketua Umum. Ia masih belum mau bicara rinci soal formasi kepengurusan yang akan disusunnya.

Baca Juga

Soal formaturnya, Airlangga mengatakan, pembahasan itu akan dilanjutkan dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) yang telah memasuki hari ketiga pada Rabu (4/12). "Nanti akan dibahas. Tadi sudah ditetapkan formaturnya adalah dipimpin ketua umum," kata dia.

Kubu Bambang Soesatyo (Bamsoet) sempat berharap agar Bamsoet beserta para pendukungnya juga dirangkul dalam penyusunan kepengurusan. Terlebih, Bamsoet sudah rela mengundurkan diri dari kontestasi calon ketua umum Golkar.

Namun, Airlangga menegaskan tak ada yamg perlu dipenuhi soal pengunduran diri Bamsoet. Menurut Airlangga tak ada aturan-aturan khusus terkait rekonsiliasi dengan pengunduran diri Bamsoet.

"Tidak ada rekonsiliasi, kan sama sama pengurus partai. Sekarang kan sama sama pengurus, kalau sama sama pengurus kan tidak ada persoalan," ujar Airlangga.

Terlepas dari itu, Hasil Sidang Munas Golkar pada Rabu (4/12) malam merekomemdasikan bahwa dua tokoh senior, Luhut Binsar Pandjaitan dan Jusuf Kalla akan kembali ditawari posisi di partai beringin. Menurut Airlangga, posisi itu merupakan posisi kehormatan.

Sejauh ini, Airlangga menjelaskan, sejumlah senior telah berada di struktur yang penting di Golkar. Ia menyebut nama Aburizal Bakrie sebagai ketua Dewan Pembina, Akbar Tanjung sebagai wakil k tua Dewan Kehormatan, dan Agung Laksono sebagai ketua Kosgoro.

"Kita juga punya dua senior lagi Pak Jusuf Kalla dan Pak Luhut Binsar Panjaitan, kita akan tawarkan kepada beliau-beliau posisi yang beliau minati," ujar dia.

Berita Lainnya

Rekomendasi