Rabu 20 Nov 2019 14:50 WIB

Dandim Sragen Serukan Tolak Negara Agama dan Khilafah

Ratusan guru di Sragen mendapat wejangan berharga dari Dandim Sragen

Rep: Joglosemar/ Red: Joglosemar
Negara Khalifah: Dandim Sragen Serukan Tolak Negara Agama dan Khilafah
Negara Khalifah: Dandim Sragen Serukan Tolak Negara Agama dan Khilafah

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM - Ratusan guru di Sragen mendapat wejangan berharga dari Dandim Sragen, Letkol Kav Luluk Setyanto, Selasa (19/11/2019). Para guru dari berbagai jenjang sekolah dan wilayah itu diajak untuk kembali menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta menolak negara agama maupun khilafah.

Wejangan Dandim itu diungkapkan saat menghadiri Seminar Nasional dengan tema ” Pembentukan Karakter Peserta Didik Melalui Kesadaran Wawasan Kebangsan Guru dalam Upaya Meningkatkan Rasa Setia terhadap Pancasila dan NKRI” di Gedung PGRI Sragen.

Acara itu juga dihadiri Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Ketua PGRI Sragen Suwardi dan jajaran Muspida maupun Forkompida lainnya.

Dandim langsung membuka dengan menyampaikan pentingnya kembali menghayati Pancasila dan menjaga keutuhan NKRI.

“Spirit untuk membangkitkan Indonesia sebagai negara yang damai dengan memiliki karakter rukun, harmonis, toleran dan guyub. Tentunya masyarakat kita harus kembali menanamkan dan mengamalkan ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, paparnya.

Ia kemudian mengajak semua guru dan elemen untuk kembali pada Pancasila. Karena Pancasila adalah rumusan yang paling maksimal yang sudah dirumuskan oleh para pendiri bangsa atau founding fathers.

Dandim juga memaparkan bahwa  negara Indonesia didirikan oleh kelompok-kelompok yang berbeda atas suku, agama, ras, keturunan dan kepentingan macam-macam, majemuk sekali.

Ketika Pancasila didirikan maka dengan sendirinya gagasan tentang negara agama, negara khilafah dan seterusnya dengan sendirinya sudah tertolak. “Karena kalau misalnya menjadi negara Islam nanti di sebelahnya juga akan ada negara Kristen, negara Hindu  dan negara sebagainya,” tandas Dandim.

Ia menambahkan bahwa Pancasila sudah menjadi kesepakatan. Jika semua elemen betul-betul menghayati kembali Pancasila, maka perdebatan mengenai perbedaan itu tidak akan ada lagi.

“Jadi itu sudah jangan di utak-atik lagi, pancasila itu sudah final, bahwa kita NKRI itu sudah final, kita sudah ada prinsip Bhinneka Tunggal Ika, kita menghormati kemanusiaan yang universal,” pungkasnya. Wardoyo

 

 

The post Beri Wejangan Ratusan Guru, Dandim Sragen Serukan Tolak Negara Agama dan Negara Khilafah. Ini Alasannya!  appeared first on Joglosemar News.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan joglosemarnews.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab joglosemarnews.com.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement