Kamis 14 Nov 2019 05:05 WIB

Terduga Teroris di Bekasi Pernah Ikut Perang Suriah

Terduga teroris di Bekasi ternyata bisa merakit bom

Rep: ayobandung.com/ Red: ayobandung.com
 Detasemen Khusus 88 Polri kembali menangkap terduga teroris di kecamatan Cikarang Utara, Bekasi, pada Selasa (12/11).
Detasemen Khusus 88 Polri kembali menangkap terduga teroris di kecamatan Cikarang Utara, Bekasi, pada Selasa (12/11).

BEKASI, AYOBANDUNG.COM -- Detasemen Khusus 88 Polri kembali menangkap terduga teroris di kecamatan Cikarang Utara, Bekasi, pada Selasa (12/11). Terduga diketahui pernah mengikuti perang di Suriah dan bisa merakit bom.

Terduga teroris berinisial WJ alias Patri alias Dwi ditangkap Densus 88 di kediamannya sekira pukul 06.10 WIB. WJ diketahui memiliki keahlian militer dan pernah mengikuti perang di Suriah pada 2012.

AYO BACA : Mahfud MD Minta Masyarakat Dewasa Hadapi Terorisme

"Memiliki keahlian untuk merakit bom dan keahlian militer lainnya. Karena pernah mengikuti perang di Suriah bersama Ashari dan kemudian menjalin hubungan juga dengan FSA atau Free Syria Army," kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Kantor Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019).

Pihak kepolisian hingga saat ini masih melakukan pendalaman terutama keterkaitannya dengan jaringan teroris JAD.

AYO BACA : Bom Medan Jadi Pintu Masuk Bongkar Jaringan Terorisme

Kemudian dari hasil penangkapan tersebut Densus 88 menemukan bahwa WJ melakukan berbagai macam perjalanan antara lain di Filipina, Uni Emirat Arab, Srilangka, dan Hongkong.

Dari penangkapan tersebut, Densus 88 menyita barang bukti berupa sejumlah anak panah, buku, dan alat komunikasi.

"Nah, alat komunikasi ini masih didalami apakah akan digunkan juga untuk rangkaian untuk merakit bom masih kita dalami juga," kata Dedi.

AYO BACA : Pelayanan di Polrestabes Bandung Tak Terganggu Aksi Bom Medan

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ayobandung.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ayobandung.com.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement