Selasa 10 Sep 2019 15:57 WIB

4 Korban Cipularang Sulit Teridentifikasi, Polisi Lakukan Pemeriksaan DNA

Empat jenazah kecelakaan Tol Cipularang belum bisa diserahkan kepada keluarga korban.

Rep: ayobandung.com/ Red: ayobandung.com
 Kepala Bidang Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri Kombespol Lisda Cancer
Kepala Bidang Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri Kombespol Lisda Cancer

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Empat jenazah kecelakaan maut di Tol Cipularang belum bisa diserahkan kepada keluarga korban. Keempat jenazah tersebut sampai saat ini diketahui belum bisa diidentifikasi.

Kepala Bidang Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri Kombespol Lisda Cancer mengatakan proses identifikasi terhadap jenazah itu masih terus diupayakan oleh tim identifikasi. "Sekarang masih dalam proses ya jadi untuk Cipularang sekarang sedang dilakukan pemeriksaan DNA," ujarnya saat ditemui di Bogor, Selasa (10/9/2019).

AYO BACA : Enam Kantong Jenazah Korban Cipularang Belum Teridentifikasi

Dia mengatakan pemeriksaan DNA dilakukan karena tidak ditemukannya kecocokan data-data jenazah (postmortem) setelah meninggal dengan data jenazah (antemoterm) sebelum meninggal.

"Sehingga kita harus menunggu hasil DNA, sekarang masih dalam proses jadi nanti kalau hasil DNA sudah keluar kita bisa lakukan rekonsiliasi untuk proses identifikasi," kata Lisda.

AYO BACA : Kecelakaan Tol Cipularang, KNKT: Rem Truk Blong karena ODOL

Menurut Lisda, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memeriksa DNA jenazah belum bisa dipastikan sebab hal itu tergantung pada baik atau tidaknya kondisi jenazah. "Jadi kalau untuk pemeriksaan DNA sebenarnya kita tidak bisa untuk menentukan tiga atau empat hari karena tergantung dari keadaan jenazah tersebut, kalau misalnya jenazahnya sudah buruk kondisinya tentu akan lebih lama," ungkap dia.

AYO BACA : Dalami Kecelakaan Cipularang, Polisi Periksa Jasa Penyewaan Truk Pasir

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ayobandung.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ayobandung.com.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement