Rabu 19 Jun 2019 17:42 WIB

Pemkab Bandung Barat Prioritaskan Infrastruktur Objek Wisata

Pemkab Bandung Barat akan fokus membangun infrastruktur jalan menuju objek wisata

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Christiyaningsih
Aktivitas pengunjung di tempat wisata Taman Bunga Begonia, Jalan Maribaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (7/6).
Foto: Republika/Edi Yusuf
Aktivitas pengunjung di tempat wisata Taman Bunga Begonia, Jalan Maribaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (7/6).

REPUBLIKA.CO.ID, NGAMPRAH -- Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan akan memfokuskan pembangunan infrastruktur jalan di jalur-jalur menuju objek wisata. Kebijakan tersebut ditempuh agar pemerintah daerah (pemda) bisa memperoleh pendapatan asli daerah (PAD) secara maksimal.

"Kita fokus jalan dulu, utamanya jalan yang menuju objek wisata karena kita fokus pengembangan wisata," ujarnya kepada wartawan di sela-sela Hari Ulang Tahun Kabupaten Bandung Barat ke-12 di Ngamprah, Rabu (18/6).

Baca Juga

Pengembangan infrastruktur jalan di objek wisata diharapkan bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Ia mengatakan, devisa yang paling mudah diperoleh dari objek wisata yang ada di Kabupaten Bandung Barat.

Pemkab juga meminta bantuan kepada Provinsi Jawa Barat agar jalan-jalan yang ada diperhatikan. Sebab, sebagian jalan yang berada di jalur wisata di Lembang merupakan kewenangan pemerintah provinsi.

Hengky menambahkan, pihaknya juga fokus memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah selatan Bandung Barat. Proses yang saat ini tengah berlangsung adalah tahap lelang dan pada triwulan ketiga akan dilakukan pengerjaan.

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengungkapkan sepanjang 2019-2020 mendatang akan menata 10 destinasi objek wisata yang berada di wilayah selatan. Antara lain seperti di Cipongkor, Cililin, dan Sindangkerta serta Cipendeuy.

Itu mengingat objek wisata di wilayah Kawasan Bandung Utara (KBU) yaitu Lembang sudah banyak. "10 objek wisata tidak buka di Lembang. Lembang tinggal penataan saja, objek wisatanya sudah lengkap. Jangan dibikin banyak karena kawasan KBU," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement