Ahad 26 May 2019 20:06 WIB

Jokowi: Ketua Umum HIPMI Cocok Jadi Menteri

Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Bahlil sangat berpotensi menjadi menteri.

Rep: Sapto Andika Candra / Red: Ratna Puspita
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan kepada wartawan usai bertemu dengan Presiden ketiga RI BJ Habibie di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (24/5/2019).
Foto: Antara/Puspa Perwitasari
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan kepada wartawan usai bertemu dengan Presiden ketiga RI BJ Habibie di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo menyebut Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia cocok menjadi menteri. Pernyataan Jokowi ini disebutkan dalam acara buka bersama yang digelar oleh HIPMI di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Ahad (26/5) sore.

Penyebutan nama Bahlil oleh Jokowi lantas disambut tepuk tangan pengurus dan anggota Hipmi yang hadir di lokasi acara buka bersama HIPMI. "Tadi saya melihat-lihat adinda Bahlil ini kelihatannya cocok jadi menteri. Saya lihat dari samping saya lihat dari bawah ke atas, cocok ini kelihatannya," kata Jokowi, Ahad (26/5). 

Baca Juga

Jokowi, yang bersama KH Ma'ruf Amin meraih suara terbanyak dalam pilpres 2019, menilai Bahlil merupakan sosok muda yang cerdas dan pintar dalam membawa suasana. Bahkan, ia menyebut kalau Bahlil 'sangat potensial' menjadi menteri di kabinetnya nanti.  "Jadi kalau nanti beliau ini terpilih ya nggak usah kaget," katanya. 

Jokowi menyampaikan, dalam kepemimpinannya nanti, ia ingin membantuk kabinet yang mampu mengeksekusi seluruh program kerja dengan baik. Ia juga ingin menteri-menterinya memiliki kemampuan manajerial yang mumpuni dan mampu memanajemen masalah dan solusinya. 

"Yang paling penting tadi, mampu mengeksekusi, memiliki kemampuan manajerial yang baik. Dua hal yang penting itu," kata Jokowi. 

Seusai acara, Presiden menyampaikan bahwa Bahlil sangat berpotensi menjadi menteri. "Bukan potensi lagi, sangat berpotensi," ungkap Presiden.

Alasannya, Presiden menilai bahwa Bahlil punya kemampuan eksekusi program ditambah manajerial. "Kemampuan manajerial, kemampuan mengeksekusi saya lihat sudah memiliki," kata Presiden.

Bahlil adalah pengusaha dari Fakfak, Papua, yang memiliki 10 perusahaan di berbagai bidang di bawah bendera PT Rifa Capital sebagai holding company. Pada 2015, Bahlil terpilih sebagai Ketua Umum HIPMI untuk periode 2015-2018.

Bahlil merupakan penerima Anugerah Tokoh Perubahan Republika 2018. Republika memilih ketua umum HIPMI itu karena dianggap memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan melakukan perubahan di tengah masyarakat. 

Hadir juga dalam acara tersebut Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Sosial Agus Gumiwang, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Rosan Roeslani serta para ketua HIPMI daerah.

Sebelum Presiden menyampaikan sambutan, Bahlil adalah orang yang memberikan pidato dan memperkenalkan sejumlah calon ketua umum HIPMI untuk menggantikan dirinya yang sudah habis masa jabatannya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement