Rabu 30 Jan 2019 16:08 WIB

Tiket Prambanan Ekspress Bisa Dibeli Online

Tiket bisa diberi secara daring melalui aplikasi KAI Access di menu local train.

Kereta Prameks
Foto: kotajogja.com
Kereta Prameks

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA  - Pembelian tiket kereta lokal Prambanan Ekspres yang sebelumnya hanya bisa diakses dengan cara pembelian melalui loket reservasi untuk H-7 keberangkatan atau go show, mulai awal Februari bisa dibeli secara daring (online).

"Mulai 1 Februari, tiket Prambanan Ekspres (Prameks) bisa diberi secara daring melalui aplikasi KAI Access di menu local train. Tiket sudah bisa dibeli untuk H-7 keberangkatan," kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta Eko Budiyanto di Yogyakarta, Rabu (30/1).

Menurut dia, layanan penjualan tiket secara daring melalui aplikasi tersebut diharapkan semakin memudahkan pengguna kereta api komuter untuk memperoleh tiket sehingga tidak perlu datang ke stasiun untuk melakukan reservasi. Hanya saja, lanjut Eko, pembelian tiket melalui aplikasi KAI Access dibatasi yaitu satu akun hanya bisa melakukan satu pembelian tiket.

"Jika datang ke stasiun, maka satu penumpang bisa membeli maksimal empat tiket," katanya.

Jumlah tiket yang akan dijual secara daring melalui aplikasi tersebut disesuaikan dengan kapasitas kereta. Setiap rangkaian kereta Prambanan Ekspres memiliki kapasitas tempat duduk yang berbeda-beda, yaitu dari sekitar 380 tempat duduk hingga 800 tempat duduk.

"Meskipun layanan pembelian tiket sudah bisa diakses secara daring, namun pembelian tiket melalui loket reservasi atau secara go show tetap dilayani. "Khusus untuk penjualan go show, akan dilayani jika tiket masih tersedia," katanya.

Eko menambahkan, PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta masih kerap menerima keluhan dari calon penumpang Prameks yang tidak memperoleh tiket meskipun sudah mengantre sejak lama.

"Karena kapasitas kereta terbatas, maka ada saja penumpang yang tidak bisa memperoleh tiket dan tidak terangkut. Mereka ini yang kemudian melayangkan keluhan. Biasanya, kondisi seperti ini terjadi untuk keberangkatan pagi hari, baik dari Solo maupun Yogyakarta," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement