Rabu 23 Jan 2019 17:13 WIB

Tiga Rumah Rusak Akibat Ledakan Tabung Gas

Empat orang luka ringan dan satu orang luka berat akibat ledakan tabung gas itu.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Andi Nur Aminah
Kondisi rumah rusah akibat ledakan tabung gas di perumahan Nusa Loka, Blok R4, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (23/1).
Foto: Republika/Bayu Adji P
Kondisi rumah rusah akibat ledakan tabung gas di perumahan Nusa Loka, Blok R4, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (23/1).

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Sebanyak tiga unit rumah rusak akibat ledakan tabung gas di perumahan Nusa Loka, Blok R4, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Ledakan yang terjadi Rabu (23/1) sekitar pukul 01.30 WIB itu mengakibatkan empat orang luka ringan dan satu orang luka berat.

Salah satu keluarga korban, Widia (43 tahun), mengatakan keponakannya Litwina Natalia (17 tahun) dan Valerie Calista Tanujaya (4), serta adiknya Marfiani (40), saat ini menjalani perawatan di Eka Hospital. Sementara adik iparnya, Joseph Muktiarto (46), yang mengalami luka bakar 80 persen dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

"Dia (Yosep) sadar, cuma semua tubuhnya dibalut karena luka bakar," kata dia saat ditemui di depan rumah rusak akibat ledakan tabung gas, Rabu (23/1).

photo
Kondisi rumah rusah akibat ledakan tabung gas di perumahan Nusa Loka, Blok R4, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (23/1).

Rumah milik Yosep itu terlihat hancur pada bagian dinding depan dan plafon. Reruntuhan genting juga masih berserakan di halaman rumah yang memiliki luas sekitar 70 meter persegi itu.

Gerbang rumah itu ditutup rapat. Garis kuning polisi terikat di sekitar pagar. Dari celah itu terlihat mobil berwarna hitam milik korban yang terpakir. Kaca spion sebelah kanannya patah.

Pada bagian belakang rumah, dinding yang jebol juga sudah ditutupi terpal berwarna biru. Terdapat garis polisi juga menghalangi jalan kecil menuju belakang rumah, menandakan tak boleh ada orang masuk.

Beberapa petugas kepolisian dengan pakaian preman terlihat baru datang. Mereka langsung membawa barang bukti berupa dua tabung gas volume 12 kilogram dan satu kompor gas.

Berdasarkan cerita Joseph, Widia mengatakan saat kejadian adik iparnya itu hendak menghangatkan sayur. Setiap pagi, Joseph memang selalu menyiapkan makanan bagi keluarga, sebelum dirinya berangkat bekerja menjadi pengemudi taksi dalam jaringan (daring). "Biasa dia siapin sarapan. Memang biasa masak suaminya," kata dia.

Namun, gas yang digunakannya untuk memasak tiba-tiba meledak. Alhasil, adik iparnya itu terluka akibat ledakan gas.

photo
Kondisi rumah rusah akibat ledakan tabung gas di perumahan Nusa Loka, Blok R4, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (23/1).

Anak pertama Joseph, Litwina juga terluka pada bagian kepala akibat tertimpa reruntuhan puing. Sementara Calista dan Marfiani mengalami luka bakar ringan. Beruntung, anak kedua Joseph dan Marfiani tak mengalami luka serius. "Hanya lecet. Anak pertama mereka dijahit kepalana tujuh jahitan, anak ketiga dioperasi karena luka bakar tingkat 2," kata dia.

Kejadian dini hari itu tak hanya menghancurkan rumah milik Joseph, melainkan juga dua rumah di sampingnya. Rosyid Nur Hidayat (38) harus terima bagian rumahnya rusak akibat ledakan gas itu.

Ia menceritakan, saat kejadian dia sedang tidur bersama istri dan satu anaknya. Ledakan yang kencang membangunkannya. Anaknya, yang masih duduk di bangku sekolah dasar lari dan berteriak. Ia sempat mendengar teriakan minta tolong dari sebelah. "Saya posisi lagi tidur. Kayak bom dan gempa. Anak saya kabur dan nangis. Kejadiannya cepat banget," kata dia.

Ketika membuka pintu kamar, Rosyid menemukan dinding rumahnya yang bersebelahan dengan rumah Joseph telah roboh pada bagian atas. Atap plafon pun ikut berjatuhan. Ruang tamunya pagi itu penuh dengan debu. "Ini rumah saya jebol temboknya sama retak," kata dia sambil membersihkan sisa-sisa puing di rumahnya.

Beruntung, tak ada keluarganya yang menjadi korban akibat kejadian itu. Hanya saja, anaknya sempat mengalami trauma.

Lantai di rumah Rosyid masih penuh dengan debu. Barang-barangnya pun dibawa ke teras rumah. Sementara beberapa pekerja sedang memperbaiki bagian rumah yang rusak. "Kita masih akan tidur di sini, dirapihin dulu. Takutnya hujan deres. Kalau enggak diberesin ya tambah susah," kata dia sambil berusaha tersenyum.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, keejadian bermula saat Joseph memasak di dapur yang terletak di bagian belakang rumah. Menurut dia, pada saat korban mau menyalakan kompor gas tiba-tiba terdengar ledakan dan ada percikan api. "Korban berteriak minta tolong, keluar istri korban untuk menolong korban," kata dia.

Setelah itu, istri korban berteriak minta tolong dan warga segera membantu. Sementara korban luka langsung dibawa ke rumah sakit.

Akibat kejadian itu, Alex memperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah, dengan rincian Rp 300 juta kerugian yang dialami Joseph, Rp 50 juta kerugian dialami Rosyid, dan Rp 50 juta kerugian yang dialami Fony Limengan (48), yang sebagian rumahnya juga mengalami kerusakan."Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas Polsek Serpong, untuk sementara ledakan diduga akibat selang regulator gas yang bocor dari tabung gas 12 kilogram milik korban," kata dia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement