Sabtu 22 Dec 2018 19:41 WIB

Jasa Marga: 41 Ribu Kendaraan Masuk ke Bandung Lewat Pasteur

Hari ini dinilai sebagai puncak arus libur panjang Natal.

Gerbang Tol Pasteur
Foto: Dok Republika
Gerbang Tol Pasteur

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PT Jasa Marga memprediksi kendaraan yang masuk ke Kota Bandung melalui gerbang keluar Tol Pasteur sekitar 41.000 unit pada Sabtu (22/12). Hari ini juga dinilai sebagai puncak arus libur panjang Natal.

"Puncak kendaraan diprediksi hari ini (Sabtu). Kami memprediksi sekitar 41.000 kendaraan yang akan keluar GT Pasteur," ujar Deputi General Manajer Toll Collection Jasa Marga cabang GT Pasteur, Hendri Taufik, Sabtu.

Hendri mengatakan, puncak kedatangan wisatawan menuju Kota Bandung dan daerah-daerah sekitarnya akan terjadi pada Sabtu sore, mengingat libur panjang tanggal 21-25 Desember 2018. Ia memprediksi kenaikan pada libur kali ini sebanyak 15 hingga 17 persen dari tahun lalu atau hanya 35.000 kendaraan yang tercatat keluar dari tol Pasteur.

Dari pemantauan di lapangan, antrean keluar GT Pasteur sudah mengular hingga kurang lebih 650 meter dari gerbang tol. Hal ini juga diperparah dekatnya gerbang tol dengan persimpangan lalu lintas. Berdasarkan catatan Jasa Marga, dari pukul 06.00 WIB hingga 14.00 WIB kendaraan yang melintas mencapai 17.000 unit. Jumlah itu meningkat sekitar 20 persen dari kondisi hari libur biasa yang mencapai 13.000 unit kendaraan.

"Itu sesuai dengan target yang kami perkirakan, dan itu artinya naik sekitar di angka 20 persen di antara biasanya. Untuk shift satu (pukul 06.00 - 14.00 WIB) biasanya kami mencatat sekitar 13.000 kendaraan," kata dia.

Guna mengurai antrean, pengelola membuka tiga gardu tambahan yang biasanya hanya dibuka delapan gardu. Selain itu, petugas juga menyediakan alat bantu transaksi (Mobile Reader).

"Kami memiliki mobile Reader sebanyak empat buah, sehingga apabila diperlukan maka kapasitas transaksi bisa 5.200 kendaraan perjam. Untuk GT pasteur ini kami siap melayani dimomen libur panjang ini," kata dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement