Kamis 13 Dec 2018 20:05 WIB

Kapolda Jabar: Harga Kebutuhan Pokok Stabil

Kapolda Jabar sidak ke Pasar Kosambi dan Pasar Baru

Pengunjung antre di kios bumbu dapur di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Selasa (13/5).
Foto: Republika/Edi Yusuf
Pengunjung antre di kios bumbu dapur di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Selasa (13/5).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, menegaskan, menjelang Natal dan tahun baru harga kebutuhan pokok di wilayahnya masih stabil dan ketersediaan stok untuk kebutuhan masyarakat masih mencukupi dan terjaga. ‘’Dari hasil pemantauan tim Satgas Pangan Jangan sampai saat ini harga stabil dan stok aman,’’ kata dia kepada para wartawan saat melakukan sidak ke Pasar Kosambi dan Pasar Baru, Kota Bandung, Kamis (13/12).

Dalam sidak ke kedua basar tradisional terbesar di Kota Bandung tersebut, kapolda didampingi jajaran Muspida antara lain Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Tri Soewandono, Sekda Jabar, Iwa Karniwa, Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi, dan sejumlah pejabat lainnya. Sidak pangan pertama dilakukan ke Pasar Kosambi, Jl A Yani, kemudian dilanjutkan ke Pasar Baru di Jl Oto Iskandar Dinata. Di kedua pasar tradisional tersebut, muspa melakukan pengecekan harga dan stok kebutuhan pangan.

‘’Dari hasil pengecekan harga beras hingga daging masih stabil. Kondisi ini akan terus kita awal hingga akhir tahun,’’ kata Kapolda.

Sementara itu, Ketua Satgas Pangan Jabar, Kombes Pol Samudi, SiK, mengatakan, dua pekan menjelang hari raya Natal kondisi harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional dan modern di wilayah Jabar terpantau dalam kondisi stabil. Polda Jabar, kata dia, akan terus memantau di bagian distrubisi agar tak terganggu. Ia mengatakan, jalur distribusi akan mendapat perhatian khusus dari aparat kepolisian untuk membantu kondisi harga stabil.

‘’Jalur distribusi akan kita kawal. Sejumlah daerah yang menjadi lintasan distribusi kebutuhan pokok akan disterilkan dari berbagai gangguan baik cuaca ataupun lainnya,’’tutur dia.

Samudi mengungkapkan, harga kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur, bawang, hingga cabe masih terkendali. Beras medium jenis IR 64, kata dia, masih dikisaran Rp 10 ribu per kilogram. Daging sapi murni Rp 120 ribu per kilogram, dan gabing ayam boiler Rp 36 ribu per kilogram.

‘’Harga tersebut masih wajar dan belum ada kenaikan signifikan,’’kata dia menandaskan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement