Selasa 06 Nov 2018 10:58 WIB

Di Atas Kapal Kepala Basarnas Ajak Keluarga Korban Berdoa

Pagi ini keluarga korban diajak menabur bunga di lokasi jatuhnya Lion Air.

Keluarga dan kerabat korban Lion Air JT 610 berdoa bersama usai acara pertemuan dengan petinggi Lion Air yang difasilitasi pemerintah, Senin (5/11).
Foto: AP Photo/Achmad Ibrahim
Keluarga dan kerabat korban Lion Air JT 610 berdoa bersama usai acara pertemuan dengan petinggi Lion Air yang difasilitasi pemerintah, Senin (5/11).

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Muhammad Syaugi mengajak keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 mendoakan keluarganya yang menjadi korban. Ia juga mengajak mendoakan tim pencarian dan pertolongan agar diberi kekuatan dalam bertugas.

"Insya Allah Kita tetap berusaha mencari korban sekuat tenaga," kata Syaugi di atas KRI 592 Banjarmasin yang berlayar menuju lokasi pesawat Lion Air jatuh untuk tabur bunga dan doa bersama, Selasa (6/11).

Kepada salah satu keluarga korban, Syaugi menyampaikan rasa dukanya dan memanjatkan doa agar penumpang Lion Air yang menjadi korban diampuni dosa-dosanya. Sekaligus mendapat tempat yang layak dan meninggal dunia dalam keadaan Khusnul khotimah.

Syaugi juga mendoakan keluarga korban agar diberi kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut, serta meminta keluarga korban mendoakan tim pencarian dan pertolongan. "Doakan juga saya dan tim pencarian dan pertolongan supaya diberi kekuatan dalam mencari korban," katanya.

Saat berdialog di atas kapal itu, beberapa keluarga korban juga menyampaikan doa kepada Syaugi agar tim pencarian dan pertolongan bisa menemukan keluarga mereka yang menjadi korban.

Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) yang berada di bawah Komando Armada I Republik Indonesia memfasilitasi keluarga korban penumpang Lion Air JT 610 menuju lokasi pesawat jatuh untuk berdoa bersama dan tabur bunga. Kolinlamil mengerahkan dua kapal, yaitu KRI 592 Banjarmasin dan KRI 593 Banda Aceh.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement