Jumat 07 Sep 2018 07:17 WIB

Muhammadiyah Berharap KH Ma'ruf Bangun Kebersamaan Umat

KH Ma'ruf bisa merajut kebersamaan umat pada masa yang akan datang.

Rep: Muhyiddin/ Red: Esthi Maharani
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir menerima Bakal Calom Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (5/9).
Foto: Republika/Prayogi
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir menerima Bakal Calom Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (5/9).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Salah satu Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas mengatakan bahwa Muhammadiyah berharap Bakal Calon Wakil Presiden, KH Ma'ruf Amin bisa membangun kebersamaan umat jika berhasil menjadi Wakil Presiden Periode 2019-2023.

"Kiai Makruf itu pluralis. MUI itu kan pularis. Jadi dalam diskusi tadi kita mengharapkan supaya semangat kebhinnekaan, kebersamaan, terutama di kalangan umat. Itu bisa terbangun," ujar Anwar usai menerima silaturrahim KH Ma'ruf di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/9) malam.

Dia pun yakin KH Ma'ruf bisa merajut kebersamaan umat pada masa yang akan datang. Karena, menurut dia, KH Ma'ruf sudah memiliki pengalaman yang sangat banyak di Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Dan sosok beliau itu bisa untuk merajut itu. Karena beliau sudah terbiasa di MUI. Beliau kan sudah dari lama di MUI," ucapnya.

Dia mengatakan, baik di Muhammadiyah ataupun di NU barangkali masih ada beberapa orang yang tidak terbiasa dengan perbedaan. Tapi, menurut dia, KH Ma'ruf sebagai Ketua Umum MUI sangat bisa memahami perbedaan.

"Jadi dengan perbedaan beliau sudah biasa. Jadi dengan demikian, saya punya keyakinan ya kalau ada harapan ditopang untuk memperkuat hubungan untuk umat, saya rasa beliau mampu," jelas Sekjen MUI Pusat ini.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement