Selasa 29 May 2018 15:13 WIB

Penerangan Jalan di Garut Belum Maksimal

Ada sejumlah titik di 12 kecamatan yang tak dilengkapi PJU.

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Friska Yolanda
Penerangan Jalan Umum (ilustrasi)
Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Penerangan Jalan Umum (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut mengakui masih minimnya fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU). Masalah tersebut dikhawatirkan menimbulkan terjadinya kecelakaan.

Kepala Dishub Garut Suherman mengatakan pihaknya berupaya mengatasi masalah tersebut. Sebab, ruas jalan di Garut kerap dipadati kendaraan pemudik karena menjadi perlintasan utama dari arah barat menuju timur yang menggunakan jalur selatan.

"Di sepanjang jalur selatan memang masih minim sarana PJU sehingga menjelang musim mudik dan balik ini akan kami lakukan pembenahan. Apalagi, jalur tersebut selama ini dikenal rawan kecelakaan," katanya pada wartawan, Selasa (29/5).

Baca juga, Jalan Alternatif dan PJU di Garut Terus Diperbaiki

Ia menyebut proses perbaikan PJU mulai dilakukan Dishub Garut di sejumlah lokasi, salah satunya di sekitar Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kidul. Jalan itu merupakan jalur padat penghubung Jakarta-Bandung-Garut-Tasikmalaya hingga beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Sejumlah PJU yang rusak itu akibat sudah lapuk dimakan usia dan sebagian karena cuaca. Beberapa titik yang perlu dipasang PJU tersebar di lebih dari 12 kecamatan," ucapnya

Baca juga, Empat Perlintasan Kereta di Garut tanpa Palang Pintu

Ia berharap perbaikan PJU bisa berkolerasi positif dengan penurunan angka kecelakaan lalu lintas. Pasalnya minimnya PJU, kata dia bisa menjadi penyebab kecelakaan bagi pemudik yang menempuh jalan di malam hari.

"Tim teknis saat ini sudah mulai melakukan perbaikan-perbaikan terhadap titik-titik PJU yang rusak. Hal ini kami siapkan dalam rangka persiapan musim mudik Lebaran dan balik yang tak lama lagi," ujarnya. 

Baca juga, Waspadai Longsor di Jalur Alternatif Garut-Tasikmalaya

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement