Rabu 11 Apr 2018 15:47 WIB

KAI Operasikan 393 Kereta Api Selama Masa Mudik Lebaran

Operasional kereta api pada musim mudik Lebaran tahun ini bertambah 40 perjalan.

Red: Nur Aini
Sejumlah pemudik berjalan sekaligus membawa barangnya seusai turun dari kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Senin (3/7).
Foto: Mahmud Muhyidin
Sejumlah pemudik berjalan sekaligus membawa barangnya seusai turun dari kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Senin (3/7).

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mengoperasikan sebanyak 393 kereta api selama masa Lebaran 2018.

"Angka ini bertambah 40 perjalanan dari tahun sebelumnya. Untuk tiket tambahannya belum dijual, sedang kami koordinasikan karena ini KA baru juga baru masuk," kata Direktur Utama PT KAI (Persero) Edi Sukmoro di sela kunjungannya di Stasiun Solo Balapan, Rabu (11/4).

Pada tahun ini, pihaknya juga tengah memesan sebanyak 10 train set atau rangkaian kereta kepada PT INKA. Dari total tersebut, enam di antaranya sudah beroperasi sedangkan sisanya menyusul. "Kalau memang sudah ada semua maka tiket akan segera dijual. Saat ini kami masih terus berkoordinasi untuk meminta konfirmasi dari PT INKA terkait kedatangan kereta," katanya.

Ia mengatakan KA tambahan tersebut nantinya akan dioperasikan di jalur utara dan selatan. Kapasitas total dari KA tambahan tersebut sebanyak 23 ribu kursi. Sementara itu, mengenai kegiatan kunjungannya, Edi mengatakan upaya tersebut rutin dilakukan jelang arus mudik Lebaran.

"Kami inspeksi kesiapan Daop, baik di jalur selatan maupun utara. Sejauh ini tiket H-1 dan H-2 Lebaran memang jadi favorit, tetapi untuk H-5 ke atas masih tersedia banyak, konsumen bisa cari," katanya.

Sementara itu, pihaknya menargetkan untuk Lebaran kali ini tidak ada kecelakaan maupun komplain dari penumpang. "Harapannya zero accident dan zero complain. Untuk bisa merealisasikannya kami terus lakukan koordinasi," katanya.

Baca juga: KAI Tambah Kereta Rute Solo-Kutoarjo

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement