Jumat 02 Feb 2018 21:51 WIB

Penumpang Angkutan Udara Kalbar Meningkat

Meningkat 31,07 persen dari bulan sebelumnya.

Muslim Kanada dilarang masuk pesawat terbang (ilustrasi)
Foto: AP
Muslim Kanada dilarang masuk pesawat terbang (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,  PONTIANAK -- Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat mencatat jumlah penumpang angkutan udara dalam negeri di Kalbar untuk yang berangkat pada Desember 2017 mencapai 205.341 orang. Angka itu meningkat 31,07 persen dari bulan sebelumnya.

"Untuk penumpang dalam negeri yang datang sebesar 190.523 orang atau meningkat 16.49 persen," ujar Kepala BPS, Pitono di Pontianak, Jumat (2/2).

Ia menjelaskan penumpang angkutan udara dalam negeri terbesar melalui Bandara Internasional Supadio Pontianak. "Penumpang dari Bandara Supadio totalnya 165.217 orang penumpang yang datang dan 177.777 orang yang berangkat," jelas dia.

Sementara kata Pitono untuk penumpang angkutan laut dalam negeri yang datang pada Desember 2017 mencapai 7.209 orang atau naik 6,77 persen dibandingkan bulan sebelumnya. "Sedangkan untuk penumpang yang berangkat itu sebanyak 5.153 orang atau naik 78,86 persen dibandingkan bulan sebelumnya," jelas dia.

Lanjutnya untuk barang dibongkar sendiri pada Desember 2017 mencapai 173.951 ton. "Sedangkan barang yang dimuat lebih rendah dibandingkan yang dibongkar yakni hanya 106.377 ton," papar dia.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement