Kamis 18 Jan 2018 15:24 WIB

Sandiaga akan Beri Insentif Bagi Pengembang Rumah DP 0

Red: Nur Aini
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi peletak batu pertama (ground breaking) pembangunan rumah susun Klapa Village di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (18/1).
Foto: Republika/ Mas Alamil Huda
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi peletak batu pertama (ground breaking) pembangunan rumah susun Klapa Village di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (18/1).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, akan memberikan insentif bagi pengembang yang turut ikut serta membangun rumah dengan down payment (DP) Rp 0.

Hal tersebut disampaikan saat melantik kepengurusan DPD Real Estate Indonesia (REI) DKI Jakarta di Balai Agung Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (18/1). REI merupakan organisasi tempat berkumpulnya para pengembang pembangun real estate.

Dalam acara pengukuhan pengurusan ini, Sandiaga mengatakan, agar REI DKI dapat bekerja sama dengan baik dengan Pemerintah Provinsi DKI. Hal itu terutama untuk mendukung program-program yang diusung Pemprov. Salah satunya, yakni rumah dengan DP Rp 0.

photo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi peletak batu pertama (ground breaking) pembangunan rumah susun Klapa Village di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (18/1).

Rencana ini dikatakan oleh Sandiaga menyusul saran yang dia dapat dari pendiri REI sekaligus pengusaha properti, Ciputra. "Tadi Pak Cip sampaikan perlu insentif. Kita akan pikirkan Pak insentifnya seperti apa, mungkin KLB, mungkin juga kemudahan perizinan," kata Sandiaga.

Dia mengatakan, perizinan merupakan salah satu hal yang dikeluhkan para pengusaha real estate dan berjanji akan mempermudah perizinan pembangunan di Ibu Kota.

"Salah satu yang dikeluhkan oleh teman-teman dari REI dan pengusaha besar adalah lamanya perizinan. Nah mungkin selanjutnya kalau rumah DP Rp 0, karena ini cost of mind tinggi, kita buatkan fast track dari segi perizinan, sehingga lebih bisa menarik buat teman-teman usaha properti," kata Wagub.

Hubungan yang baik antara para pengembang dan Pemprov DKI, diharapkan ke depan program DP Rp 0 dapat berjalan lancar. Nantinya diharapkan program ini dapat mengatasi masalah kurangnya tempat tinggal bagi warga Jakarta.

"Rumah dengan DP Rp 0 ini bisa menjadi stimulus pembangunan di Jakarta pada lima tahun ke depan. Kami mengharapkan akan terjadi pengurangan secara signifikan dari 'backlog' perumahan yang diinginkan warga DKI yang mencapai 300 ribu," kata Wagub.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement