Selasa 26 Dec 2017 19:48 WIB

Kunjungan Wisatawan ke Lampung Melonjak

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Endro Yuwanto
Taman Laut Pahawang
Foto: Republika/Prayogi
Taman Laut Pahawang

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDAR LAMPUNG -- Musim liburan sekolah dan cuti bersama pegawai pada akhir tahun ini membuat kunjungan wisatawan ke destinasi wisata di Lampung terus melonjak. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyatakan, jumlah wisatawan pada tahun ini melampaui target dari tahun lalu sebesar delapan juta pengunjung.

"Banyaknya destinasi wisata di Lampung menambah minat pengunjung ke Lampung," kata Kabag Humas dan Komunikasi Publik Pemprov Lampung Heriyansyah di Bandar Lampung, Selasa (26/12).

Menurut Heri, Pemprov Lampung telah memprogramkan pembangunan tidak saja di sektor infrastruktur, namun juga sektor pariwisata yang menjadi unggulan Provinsi Lampung menarik investor dan wisatawan. Pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan menuju destinasi wisata menjadi modal menarik wisatawan nusantara.

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata dan PT Telkom, Heri mengatakan, jumlah wisatawan nusantara (wisnus) yang berkunjung ke Provinsi Lampung ternyata melebihi wisnus yang ke Bali. Pada Oktober 2017 lalu, Lampung menduduki peringkat kesembilan jumlah kunjungan yakni tercatat 8,8 juta wisnus, sedangkan Bali di peringkat ke-11 dengan jumlah 8,5 juta wisnus.

Data tersebut didambil Kementerian Pariwisata dan PT Telkom dengan menggunakan teknik lalu lintas pergerakan wisatawan melalui telepon seluler. Bahkan berdasarkan data itu, kunjungan wisnus ke Lampung pada bulan September 2017 bertengger di posisi enam dan pada Oktober pindah ke posisi sembilan, namun masih di atas Bali yang selama ini menjadi destinasi utama wisatawan mancanegara dan nusantara.

Kunjungan wisnus tersebut masih didominasi dari Jakarta, Sumatra Selatan, Bengkulu, dan Jambi. Wisnus asal Jakarta menempatkan Lampung di posisi kelima sebagai destinasi wisata. Meski tak masuk program 10 Bali Baru yang dicanangkan pemerintah pusat, ternyata kunjungan wisatawan ke Lampung terus meningkat.

Peningkatan tak hanya wisnus. Tren kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sejak 2014 juga naik tajam. Pada 2014 kunjungan wisman tercatat 95.528 orang, naik menjadi 114.907 orang pada tahun 2015, dan melonjak 155.053 orang pada tahun 2016. Atas tren kenaikan ini, Heri mengatakan, Pemprov Lampung akan mempertahakannya dengan terus memperbaiki akses menuju destinasi wisata utama.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Lampung Budiharto, indikator tersebut juga dapat dilihat dari tren pertumbuhan hotel dan hunian kamar hotel. Sejak tahun 2014, pertumbuhan hotel di Lampung terus naik dari posisi 200 naik menjadi 239 pada tahun 2015, dan 261 pada tahun 2016.

Banyaknya hotel di Lampung yang memiliki fasilitas konvensi, menurut Budi, bisa menjadi tuan rumah berbagai kegiatan nasional. Ini ditopang destinasi wisata yang tak jauh dari Bandar Lampung seperti Pulau Pahawang dan pulau-pulau di sekitar Teluk Lampung sehingga bisa dikemas one day tour.

Tingginya kunjungan wisatawan ke destinasi wisata Pulau Pahawang membuat pemerintah menyediakan infrastruktur penerangan. Dengan Program Lampung Terang 2019 yang dicanangkan, kini PLN sudah masuk Pulau Pahawang. Sebelumnya, warga setempat sanggup memasang lampu dari genset, secara bertahap siang malam listrik akan bisa dinikmati di Pahawang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement