REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengritik kinerja DPRD DKI yang dinilainya terlalu santai. Banyak rancangan peraturan daerah (raperda) yang diajukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan masuk dalam program legislasi daerah (prolegda) tahun ini mangkrak.
"Tiap hari hadir tapi hanya kongkow, bahas dong. Ini mau perubahan, kan 32 loh raperda yang sudah kita dorong," kata dia di Jakarta, Selasa (8/8).
Saefullah berharap anggota dewan lebih produktif membahas raperda yang diajukan pemprov. Banyak pekerjaan menanti yang harus diselesaikan oleh pemprov dan membutuhkan pengesahan raperda.
Jika terus ditunda maka pekerjaan kian numpuk dan terbengkalai. Sementara di sisi lain, kata dia, pembangunan harus terus jalan.
Dia menambahkan, Pemprov DKI mau membahas apa saja raperda yang sudah dimasukkan dalam prolegda. Asal pembahasan raperda yang diajukan pemprov cepat dibahas dan diselesaikan bersama.
Saefullah berharap semakin banyak raperda yang diselesaikan tahun ini oleh DPRD. "Apa saja pilih dong kita bahas. Kita dampingi bahasnya. Apa saja yang penting dibahas, mau yang reklamasi, retribusi parkir, bahas aja," ujar dia.