Selasa 01 Aug 2017 03:11 WIB

TDS 2017 Ditunda ke Bulan November

Sejumlah pebalap sepeda beradu kecepatan pada etape kelima Tour de Singkarak 2016 di depan Gedung Bank Indonesia cabang Sumatera Barat, Rabu (10/8).
Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Sejumlah pebalap sepeda beradu kecepatan pada etape kelima Tour de Singkarak 2016 di depan Gedung Bank Indonesia cabang Sumatera Barat, Rabu (10/8).

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Pelaksanaan Tour de Singkarak 2017 yang semula direncanakan 10-18 Oktober ditunda menjadi 18 hingga 26 November guna lebih mematangkan persiapan agar ajang olahraga sekaligus pariwisata itu berjalan lebih baik.

"Penundaan itu setelah Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara berkoordinasi dengan Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI)," kata Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat Oni Yulfian di Padang, Senin.

Ia mengatakan surat usulan penundaan pelaksanaan ajang balap sepeda itu sudah diterima Pemprov Sumbar dan ditanggapi positif. Tanpa persiapan matang, kegiatan andalan Sumbar tersebut bisa tidak maksimal hingga merugikan daerah dan nama baik Tour de Singkarak yang mulai dikenal dunia.

Berdasarkan perubahan jadwal itu, tim Kementerian Pariwisata dan tim teknis akan melakukan survei kesiapan jalur yang akan dilalui pebalap pada 3-11 Agustus 2017.

"Kita akan koordinasikan dengan organisasi perangkat daerah atau OPD terkait untuk survei tersebut," katanya.

Sementara terkait grand start dan finish tetap seperti kesepakatan semula yaitu Kabupaten Tanah Datar dan Kota Bukittinggi.

Tour de Singkarak 2017 direncanakan sembilan etape, namun bisa berubah sesuai hasil survei yang dilakukan.

Direktur Jendral Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Imam Santoso, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit sebelumnya berharap 18 kabupaten dan kota di daerah itu bisa dilewati Tour de Singkarak, namun hal itu tetap bergantung pada kesiapan jalan dan hasil survei tim teknis.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement