Rabu 26 Apr 2017 04:38 WIB

Doli Dukung Upaya Yorrys Soal Penyelamatan Golkar

Rep: Amri Amrullah/ Red: Teguh Firmansyah
Politikus muda Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia.
Foto: pribadi
Politikus muda Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tokoh Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia mendukung pesan yang disampaikan Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Partai Golkar Yorrys Raweyai. Yorrys mewacanakan perlunya penyelamatan partai Golkar secepat mungkin.

Kabar itu tersiar setelah ketua umum partai berlambang beringin terseret dalam pusaran kasus korupsi KTP-elektronik yang kini tengah disidik KPK.

"Saya dengan beberapa kawan di GMPG tentu merasa dapat dukungan dari sikap terbuka Bang Yorrys (sapaan akrab Yorrys-red.) di DPP, yang mudah-mudahan bisa diikuti pula sikap tegas dari Dewan-Dewan yang lain, termasuk dukungan dari DPD Provinsi dan Kabupaten/Kota, dalam upaya penyelamatan partai," ujarnya kepada Republika.co.id, Selasa (25/4).

Menurutnya, apa yang disampaikan Bang Yorrys adalah representasi sikap dan ekspresi sebagian besar pengurus DPP sejak disebutnya Setya Novanto atau Setnov terlibat dalam mega skandal korupsi KTP-el. Terbukanya sikap seperti itu saat ini tentu disebabkan karena begitu cepatnya perkembangan kasus KTP-el itu.

Termasuk, kata dia, keterangan beberapa saksi  yang secara terang benderang telah menyebutkan kuatnya keterlibatan Setya Novanto. Karena itu, Doli memiliki keinginan yang sama akan pentingnya penyelamatan Golkar lebih cepat. 

"Kembali saya ingin tegaskan bahwa Munaslub atau pergantian kepemimpinan sudah tidak bisa ditawar lagi. Setya Novanto sudah kehilangan kredibilitasnya dalam memimpin Golkar," tegasnya.

Ia memandang Setnov sudah salah sikap dan gagal telak dalam Pilgub DKI yang tentu mengundang ketidakpercayaan publik terhadap partai. Apalagi, tambah dia, dugaan keterlibatannya yang semakin menguat dalam kasus KTP-elektronik.  "Ini pun telah menimbulkan kemarahan dari masyarakat yang pasti akan sangat berpengaruh pada elektabilitas partai," terang Doli.

Baca juga,  Hadiri Kemenangan Anies, Agung Laksnono Minta Sanksi Ical.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement