Selasa 11 Apr 2017 21:40 WIB

Taman Tematik Liana Hadir di Kebun Raya Cibodas

Rep: Kabul Astuti/ Red: Yudha Manggala P Putra
TAMAN KAKTUS CIBODAS. Pengunjung mengamati koleksi tanaman kaktus di taman kaktus Kebun Raya Cibodas, Jawa Barat, Sabtu, (3/9).
Foto: ANTARA/Teresia May
TAMAN KAKTUS CIBODAS. Pengunjung mengamati koleksi tanaman kaktus di taman kaktus Kebun Raya Cibodas, Jawa Barat, Sabtu, (3/9).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memasuki usia ke-165 pada 11 April 2017, Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Jalan Kebun Raya Cibodas Sindanglaya, Cipanas-Cianjur, menghadirkan koleksi baru taman tematik Liana.

“Peresmian Taman Tematik Liana merupakan momentum penting dalam rangka menambah jumlah keanekaragaman tanaman koleksi yang ada di Kebun Raya Cibodas,” kata Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati (IPH) LIPI, Enny Sudarmonowati, Selasa (11/4).

Hingga 2017, Kebun Raya Cibodas telah mengoleksi 1.851 jenis tanaman yang sudah tercatat dengan baik dan dilengkapi dengan berbagai informasinya, termasuk 46 jenis tanaman yang memiliki status konservasi terancam punah dan sangat terancam punah.

Taman Tematik Liana dibangun di area seluas 1.200 meter persegi. Taman ini dipenuhi dengan koleksi tumbuhan liana, yakni tumbuhan yang tumbuh memanjat pada tumbuhan lain atau panjatan buatan manusia yang lebih besar atau lebih tinggi, untuk mendapatkan cahaya matahari, tetapi akarnya tetap berada di dalam tanah sebagai sarana untuk mendapatkan makanan.

Tumbuhan liana banyak digunakan sebagai peneduh pergola dan sebagai tanaman hias. Tumbuhan yang ada di taman ini ditata sesuai seni dan estetika untuk menarik pengunjung. Kepala BKT Kebun Raya Cibodas LIPI, Agus Suhatman, mengatakan taman tematik ini berisi tanaman liana yang terdiri atas 24 suku, 38 marga, 30 jenis, dan 36 masih berstatus sp dari 126 spesimen.

"Koleksi tanaman liana merupakan hasil kegiatan eksplorasi dari kawasan Aceh, Bengkulu, Jambi, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi Tengah,” kata Agus.

Agus menuturkan, Kebun Raya Cibodas juga memberikan edukasi kepada masyarakat umum, pelajar, dan kelompok tani melalui program pendidikan lingkungan (Pepeling). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman akan pentingnya konservasi tumbuhan untuk kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang.

Menurutnya, lebih dari 15 ribu orang dan 700 sekolah mulai tingkat Taman Kanak-kanak (TK) sampai dengan perguruan tinggi yang berada di Kabupaten Cianjur, bahkan di luar Provinsi Jawa Barat telah menerima pembelajaran pendidikan lingkungan.

Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya LIPI, Didik Widyatmoko, menambahkan kehadiran Kebun Raya Cibodas di tengah-tengah masyarakat Cianjur telah mendongkrak perekonomian, baik skala lokal Cianjur maupun skala nasional.

Didik mengatakan, kehadiran kebun raya ini turut memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Cianjur. Setiap tahun lebih dari 500 ribu pengunjung, baik wisatawan lokal maupun asing datang ke Kebun Raya Cibodas.

Peringatan ulang tahun Kebun Raya Cibodas yang ke-165 diisi dengan sejumlah kegiatan, seperti pameran, panggung hiburan, stand bazar, foodtruck, photo booth, dan lainnya yang bekerja sama dengan Enjoy Bogor. Dilakukan pula penanaman 3.525 pohon  di luar kawasan Kebun Raya Cibodas, yang terdiri atas tanaman buah, kayu, toga, dan tanaman hias melalui kegiatan Pepeling kepada 10 kelompok tani binaan di Sukaresmi, Cianjur.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement