Rabu 22 Mar 2017 09:06 WIB

Gempa Bumi Mengguncang Bali, Warga Terkejut dan Berhamburan

Rep: Qommarria Rostanti/ Red: Teguh Firmansyah
Gempa. Ilustrasi
Foto: Reuters
Gempa. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK -- Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,6 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah Bali, Jawa Timur, dan Lombok. Berdasarkan hasil analisis Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa terjadi pada pukul 06.10 WIB.

Pusat gempaterletak pada 8,99 Lintang Selatan dan 115,20 Bujur Timur, tepatnya di Samudra Hindia pada jarak 12 kilometer arah tenggara Kota Denpasar pada kedalaman 125 kilometer.

Hasil analisis peta tingkat guncangan menunjukkan bahwa dampak gempa bumi berupa guncangan dirasakan di Kota Denpasar, Kuta, Badung, Gianyar dalam skala intensitas II SIG BMKG (III-IV MMI), Negara, Singaraja, Klungkung, dan Karangaasem dalam III MMI, Banyuwangi II MMI dan Mataram II MMI.

"Banyak warga di Denpasar, Nusa Dua, dan Kuta dilaporkan terkejut dan berhamburan keluar rumah akibat guncangan gempa bumi ini, namun demikian hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempa bumi," ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Moch Riyadi, Rabu (22/3).

Gempa bumi Denpasar Selatan ini merupakan jenis gempa bumi berkedalaman menengah akibat aktivitas subduksi lempeng. Dalam hal ini Lempeng Indo-Australia menunjam ke bawah Lempeng Eurasia dengan laju 70 milimeter per tahun, mengalami deformasi atau patahan batuan tepat di zona Benioff bawah lepas pantai selatan Pulau Bali. 

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu penyesaran naik. "Masyarakat pesisir pantai selatan Bali, Lombok, dan Jawa Timur dihimbau agar tetap tenang, mengingat hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Riyadi.

Baca juga,  Gempa 5,9 SR Guncang Sabang.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement