REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Permukaan air Sungai Ciujung yang melintasi Kota Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Banten berstatus waspada berdasarkan hasil pemantauan di lapangan.
"Luapan permukaan Sungai Ciujung dengan 210 sentimeter dan debit air 320 M3 per detik bisa menimbulkan banjir," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi saat dihubungi di Lebak, Sabtu (14/1).
Selama ini, curah hujan di Kabupaten Lebak cenderung meningkat dan terjadi pagi, siang, sore dan malam. Bahkan, sepanjang Sabtu (14/1) sejak pagi sampai siang ini curah hujan dengan intensitas ringan dan sedang masih berlangsung.
Selain itu juga disertai tiupan angin kencang. Meningkatnya curah hujan itu, tentu berdampak terhadap permukaan Sungai Ciujung yang menampung air dari ratusan anak sungai di Kabupaten Lebak meluap. Berdasarkan laporan BMKG Banten puncak hujan diperkirakan terjadi pertengahan Januari sampai Februari mendatang.
Karena itu, pihaknya tetap mewaspadai bencana banjir dan longsor akibat luapan Sungai Ciujung. "Kami minta warga mewaspadai banjir dan longsor karena Sungai Ciujung berstatus waspada dengan permukaan 210 dan debit air 320 M3 per detik," katanya.
Menurut dia, saat ini Sungai Ciujung yang menampung air dari kawasan hulu Taman Nasional Gunung Halimun (TNGHS) dan kawasan hutan adat Baduy dapat menimbulkan luapan banjir. Karena itu, warga yang tinggal di bantaran sungai yang jumlahnya mencapai ribuan orang tetap waspada guna menghindari pengurangan resiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa.
Kaprawi mengimbau warga diminta waspada jika hujan pada malam hari secara terus menerus. Sebab jika banjir terjadi malam hari tentu menyulitkan para relawan untuk melakukan pertolongan dan evakuasi. "Kami siaga di posko bencana alam selama 24 jam untuk melayani masyarakat jika terjadi bencana alam," katanya.
Ketua Koordinator Tagana Kabupaten Lebak, Enang Hidayat mengimbau warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai melakukan ronda malam hari guna menghindari korban jiwa. Sebab, saat ini curah hujan berpotensi malam hingga dinihari.