Kamis 12 Jan 2017 19:03 WIB

Polres Kudus Miliki Tim Patroli Media Sosial

Media Sosial
Foto: Antara
Media Sosial

REPUBLIKA.CO.ID, KUDUS -- Polres Kudus, Jawa Tengah, saat ini memiliki tim siber yang bertugas melakukan patroli media sosial guna mencegah kemungkinan beredarnya berita hoax atau berita palsu, kata Kapolres Kudus AKB Andy Rifai.

"Mereka juga memantau setiap ada isu yang sedang hangat di masyarakat, guna memastikan ada tidaknya hal-hal yang bersifat provokasi berkembang di media sosial," ujarnya di Kudus, Kamis (12/1).

Tim siber tersebut, kata dia, tidak hanya memantau berita hoax, termasuk tindak kejahatan maupun prostitusi yang memanfaatkan media sosial juga ikut dipantau. Demikian halnya, kemungkinan adanya hal-hal yang mengarah pada ideologi radikal juga ikut menjadi sasaran pemantauan.

Sejauh ini, kata dia, di wilayah hukum Polres Kudus memang belum ditemukan adanya akun media sosial yang sering melakukan tindakan provokasi pada hal-hal tertentu. "Kalaupun ada, biasanya masih sebatas copy paste atau salin dan tempel dari relasi di media sosial dari luar daerah," ujarnya.

Apalagi, kata dia, relasi media sosial tidak terbatas, karena bisa lintas daerah hingga negara. Untuk membentengi generasi muda di Kabupaten Kudus agar tidak mudah terprovokasi dengan berita hoax atau berita yang tidak jelas sumbernya melalui media sosial, Polres Kudus melalui jajarannya juga melakukan sosialisasi kepada generasi muda, melalui sekolah-sekolah.

Menurut dia, pengguna media sosial didominasi kalangan pelajar, sehingga mereka perlu diberikan pemahaman dan pengertian agar tidak asal copy paste atas suatu berita dan informasi. "Hal terpenting, jangan mudah terprovokasi dan asal salin dan tempel atas informasi yang tidak jelas kebenaran dan sumbernya," ujarnya. 

Terkait kemungkinan beredarnya berita hoax atau ujaran kebencian saat mendekati Pemilihan Kepala Daerah 2018, kata Andy, hingga kini belum terlihat. "Bisa saja, ketika mendekati Pilkada 2018 di media sosial akan ramai dengan isu pemilihan kepala daerah tersebut," ujarnya. 

Untuk mengendalikan situasi wilayah tetap kondusif, maka tim siber akan meningkatkan patroli di media sosial. "Kami berharap, semua pihak bersama-sama menjaga situasi wilayah tetap kondusif dan damai," ujarnya.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement