Jumat 14 Oct 2016 17:54 WIB

Jonan Mengaku Dihubungi Istana Beberapa Jam Sebelum Dilantik

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) menyalami Menteri ESDM Ignasius Jonan (kiri) dan Wamen ESDM Arcandra Tahar (kanan) seusai upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10).
Foto: Antara/ Yudhi Mahatma
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) menyalami Menteri ESDM Ignasius Jonan (kiri) dan Wamen ESDM Arcandra Tahar (kanan) seusai upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Umumnya, para pembantu Presiden yang akan diangkat menjadi menteri telah dihubungi Presiden sehari sebelumnya atau minimal malam hari sebelum hari pelantikan tiba. Namun ternyata, Ignasius Jonan yang baru saja dilantik sebagai Menteri ESDM tidak mengalaminya.

Jonan bahan mengaku baru dihubungi Istana pada pukul 11.00 WIB. Artinya, kontak dengan Istana untuk mengabarkan rencana pelantikan baru diketahuinya hanya selang beberapa saja dari waktu pelantikan. Pelantikan Menteri ESDM dan Wakil Menterinya Arcandra Tahar dilakukan di Istana Negara pada pukul 13.30 WIB.

Menurut Jonan, ia tidak dihubungi secara khusus oleh Presiden terkait jabatan yang akan diembannya itu sampai 2019. "Pernah bertemu sekitar 1,5 bulan yang lalu tapi bicara secara umum saja," katanya.

(Baca Juga: Jonan Sempat Ingin Diplot Pimpin Holding BUMN)

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement