Kamis 06 Oct 2016 17:10 WIB

Inded: Peran Artis di Pilkada DKI Hanya Pemanis

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Bayu Hermawan
Ilustrasi Pilkada Damai, Pilkada Serentak
Foto: Republika/Prayogi
Ilustrasi Pilkada Damai, Pilkada Serentak

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat politik dari Indonesian Institute for Development and Democracy (Inded), Arif Susanto menilai keterlibatan artis dalam tim pemenangan pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta tidak akan berpengaruh besar bagi Paslon. Hadirnya nama-nama artis di tim pemenangan, tidak serta merta akan mendongkrak perolehan suara mereka.

"Keterlibatan artis itu berpengaruh mungkin, tapi signifikan enggak. Jadi kehadiran bintang-bintang itu (di tim pemenangan) baiklah menjadi pemanis, tapi pengaruhnya tidak signifikan," katanya saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (6/10).

Arif menjelasan, tidak berpengaruhnya kehadiran artis tersebut tak lain karena angka moderat pemilih di DKI ini masih cukup tinggi, yakni mencapai 25 persen. Artinya, satu per empat dari pemilih DKI Jakarta adalah orang yang mempunyai kesadarian politik dan tak mudah dibujuk untuk memilih salah satu pasangan calon.

"Atinya, tidak ada faktor tunggal yang membuat publik Jakarta itu terlalu mudah untuk menjatuhkan pilihan," ujarnya.

Seperti diketahui, ada dua artis cantik yang akan terlibat di perebutan kursi DKI 1. Keduanya adalah Annisa Pohan yang diperbantukan untuk mendulang suara pasangan Agus-Sylvi dan Sophia Latjuba yang menjadi salah satu juru bicara tim pemenangan Ahok-Djarot.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement