Selasa 30 Aug 2016 12:26 WIB

Lebih dari 15 Warga Singapura Terinfeksi Virus Zika

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Winda Destiana Putri
Virus Zika (ilustrasi)
Foto: Independent
Virus Zika (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Kementerian Kesehatan Singapura mengonfirmasi lebih dari 15 warga terkena infeksi virus Zika pada Ahad, (29/8). Seperti dilansir Channel News Asia, dua warga yang terkena virus Zika bekerja di konstruksi di area 60 Sims Drive dan telah sembuh. Sedangkan 13 warga bekerja atau tinggal di area Sims Drive atau Aljunie Crescent.

Kementerian Kesehatan Singapura menyatakan, pihaknya telah melakukan tes terhadap seluruh pekerja kontruksi di Sims Drive yang rata-rata mengalami gejala seperti demam dan ruam. Kemenkes Singapura juga melakukan penyisiran kemungkinan adanya warga yang terinfeksi virus Zika di asrama para pekerja kontruksi di area Sims.

Kemenkes Singapura juga menawarkan tes kepada warga di sekitar yang mengalami gejala demam dan ruam. Sedangkan National Environment Agency (NEA) telah menginspeksi perkembangbiakan nyamuk yang membawa virus Zika di area kejadian penyebaran virus Zika. NEA juga melakukan inspeksi di area Sims Drive untuk mendeteksi dan menghancurkan nyamuk pembawa virus Zika.

NEA juga melakukan inspeksi untuk mencari  nyamuk pembawa virus Zika di jalan Kranji, Senoko Selatan, Lor 101 Changi, Toh Guan Timur, Joh Chiat Place. Satu nyamuk terdeteksi di Kranji dan sudah dimusnahkan. NEA telah menginspeksi lebih dari 900 tempat di Sembawang Drive dan mendeteksi sebuah tempat berkembangnya nyamuk kemudian menghancurkannya. Fogging, misting dan menyemprotkan anti insektisida ke tempat-tempat yang diinspeksi perlu dilakukan guna mencegah penyebaran virus Zika.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement