Senin 13 Jun 2016 14:19 WIB

Gebyar Ramadhan Mahasiswa Aptisi Bersama Yusuf Mansur

Da'i kondang Ustadz Yusuf Mansur tanmpil pada acara Gebyar Ramadhan yang digelar oleh APTISI, BSI dan STIAMI di Jakarta, Jumat (10/6).
Da'i kondang Ustadz Yusuf Mansur tanmpil pada acara Gebyar Ramadhan yang digelar oleh APTISI, BSI dan STIAMI di Jakarta, Jumat (10/6).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Mahasiswa sebagai agent of change tentunya harus memiliki akhlak yang baik, namun fenomena saat ini lambat namun pasti penurunan akhlak terjadi pada diri pribadi mahasiswa. Tentunya ini tidak hanya pekerjaan rumah bagi orang tua, tetapi juga tanggung jawab perguruan tinggi tempat para mahasiswa melanjutkan pendidikan tingginya.

Terkait hal itu, pengurus Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi), Direktur Bina Sarana Informatika (BSI) Naba Aji Notoseputro dan perwakilan STIAMI  M. Tofan, terpanggil untuk menggelar kegiatan positif yang dapat membentuk perbaikan akhlak para mahasiswa. Salah satunya dengan menggelar Gebyar Ramadhan 1437H di Aula kampus BSI Kalimalang, JAKARTA, Jumat (10/6).

Acara ini terlaksana karena hasil kerja sama tiga Lembaga Dakwah Kampus, yakni  BADARIS (Lembaga Dakwah Kampus BSI), Kamil LP3i (Lembaga Dakwah Kampus LP3i) dan Parmais STIAMI (Lembaga Dakwah Kampus STIAMI). Peserta yang hadir merupakan seluruh pengurus Lembaga Dakwah Kampus dari ketiga kampus pelaksana.

Acara  yang mengangkat tema “Satu Langkah Menuju Kemenengan” ini menampilkan  Ustadz  Yusuf Mansyur. Ia memberikan tausiah sebagai bekal mahasiswa untuk menjadi pribadi dan memiliki akhlak yang baik.

Menurut Yusuf Mansur, mahasiswa harus memperbaiki diri, berakhlak baik dan tindakan nyata apabila ingin melakukan perubahan.“Tidak perlu banyak berbicara. Masyarakat memerlukan mahasiswa yang melakukan tindakan nyata dengan terjun langsung di lingkungan masyarakat, apabila ingin melakukan perubahan,” ujar Yusuf Mansyur.

 

Yusuf Mansyur pada kesempatan yang sama juga mengajak kepada seluruh mahasiswa Muslim yang ada dilingkup APTISI untuk bersama-sama menggalang kekuatan melakukan aksi nyata di masyarakat. “Semua pemuda Indonesia ditantang untuk bergerak dalam kebaikan,”  tegas  Yusuf Mansyur.

Pada kegiatan itu dilaksanakan pula pembacaan Deklarasi Forum Mahasiswa Muslim Indonesia oleh seluruh peserta. Pembentukan Forum Mahasiswa Muslim Indonesia ini berawal dari keprihatinan akan penurunan akhlak, nilai-nilai luhur dan moral di kalangan mahasiswa.

 

Forum Mahasiswa Indonesia ini sebagai ajang silaturahim sekaligus wadah untuk berbagi informasi dan ilmu dalam upaya menumbuhkan kembali jiwa-jiwa Islami untuk perbaikan akhlak para mahasiswa

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement