Sabtu 04 Jun 2016 12:17 WIB

Tanggul Darurat Dibangun di Pantai Mutiara

Banjir di Perumahan Pantai Mutiara
Foto: BPBD DKI Jakarta
Banjir di Perumahan Pantai Mutiara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tanggul darurat dibangun di Pantai Mutiara, Jakarta Utara, untuk mengatasi jebolnya tanggul Pantai Mutiara yang menimbulkan genangan air pada Jumat (3/6) malam.

"Pada Sabtu pukul 03.00 WIB, tanggul darurat berhasil dibangun. Tinggi banjir atau rob juga mulai surut," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu (4/6).

Tanggul yang jebol, tutur dia, sudah berhasil ditutup dengan tanggul darurat dari karung pasir dari Dinas Tata Air, TNI dan Bina Marga. Pengangkutan karung berisi pasir untuk menyumbat tanggul jebol memanfaatkan perahu dari Dinas Tata Air, PU, TNI dan Damkar.

Sutopo mengatakan tidak terdapat korban jiwa dari peristiwa itu. Sedangkan warga yang terdampak luapan air itu, ujarnya, telah dievakuasi dengan perahu karet. BPBD DKI masih melakukan pendataan untuk menentukan kerugian material dari peristiwa tersebut.

Banjir atau rob yang disebabkan tanggul pantai yang jebol terjadi di kawasan Perumahan Pantai Mutiara Kelurahan Pluit Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat (3/6) pukul 20.00 WIB.

Banjir setinggi 30-100 centimeter menggenangi RT 15/RW 16 Blok R, Blok S, RT15/RW 16 Blok T serta Blok U Apartemen Regata. Sedikitnya 124 rumah warga di kawasan Perumahan Pantai Mutiara tergenang akibat tanggul penahan air laut jebol.

Hujan deras disertai pasang laut dan kondisi tanah di bawah jembatan telah tergerus air laut merupakan penyebab jebolnya tanggul di Pantai Mutiara. "Kemungkinan disebabkan erosi dasar tanggul sehingga ketika menahan tekanan dari pasang laut menyebabkan konstruksi tanggul jebol," ujar Sutopo.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement