Jumat 03 Jun 2016 12:57 WIB

PKS Minta Pemerintah Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Ramadhan

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Bayu Hermawan
Suasana aktifitas pedagang Sembako di pasar Tradisonal, Tebet, Jakarta, Selatan.
Foto: Republika/ Tahta Aidilla
Suasana aktifitas pedagang Sembako di pasar Tradisonal, Tebet, Jakarta, Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini, mengatakan, pemerintah harus memberikan perhatian serius untuk mengantisipasi kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadhan.

Menurut dia, jangan sampai kenaikan harga memberatkan rakyat, khususnya umat Islam. Dengan begitu, rakyat bisa khusyuk menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

"Pemerintah harus tanggap dan proaktif mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok. Sebab, harga bahan-bahan pokok utama seperti bawang, cabai, gula, daging ayam, dan daging sapi mulai merangkak naik jelang Ramadhan," katanya, Jumat, (3/6).

Ia melanjutkan, setiap Ramadhan konsumsi masyarakat biasanya akan meningkat 40-60 persen dari hari biasanya. Jika respons pemerintah tidak cepat dan tepat lalu harga-harga melambung, itu akan sangat memberatkan masyarakat.

Oleh karena itu, Jazuli meminta pemerintah melakukan langkah-langkah sebagai berikut. Pertama, jika terjadi kenaikan harga yang tidak terkendali, pemerintah harus siap dengan kebijakan operasi pasar.

Kedua, pemerintah harus memastikan semua pasokan bahan-bahan pokok utama tersebut selama bulan suci Ramadhan tersedia. Ketiga, pemerintah harus mengamankan semua jalur distribusi bahan-bahan kebutuhan pokok hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Keempat, jaminan penegakan hukum bagi pihak-pihak yang melakukan tindakan-tindakan yang merugikan, baik di tingkat petani maupun masyarakat. Pemerintah juga harus cermat dan tepat dalam memenuhi pasokan dan menstabilkan harga.

"Teliti dengan cermat akar masalahnya, jangan ambil jalan pintas dengan kebijakan impor, padahal masalah utamanya ada di pasokan dan distribusi, misalnya. Jika itu dilakukan, justru malah memukul harga pada tingkat petani, sebaliknya menguntungkan para spekulan besar," jelasnya.

Dari pantauan yang dilakukan di sejumlah titik pasar tradisional di Indonesia, terdapat beberapa bahan pangan utama yang telah mengalami kenaikan, antara lain harga cabai terpantau Rp 30 ribu sampai dengan Rp 45 ribu. Harga daging sapi Rp 90 ribu-Rp 130 ribu. Harga bawang Rp 25 ribu hingga Rp 45 ribu. Harga beberapa bahan kebutuhan pokok tersebut dikhawatirkan akan terus meroket hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement