Ahad 29 May 2016 08:50 WIB

Potret Sosok Oemar Bakrie pada Diri Komaruzzaman

Red: M Akbar
Guru Oemar Bakrie bernama Komaruzzaman
Foto: akbar/republika
Guru Oemar Bakrie bernama Komaruzzaman

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sandal jepit berwarna hijau yang sudah terlihat kusam menapak di ruang aula SMA Negeri 31 Jakarta, Sabtu (29/5). Sandal itu dipakai oleh seorang pria renta yang terduduk  di kursi roda. Kulit wajahnya tak lagi sekencang seperti dua atau tiga dekade silam.

Penampilannya juga tak senecis seperti dahulu. Hanya berbalut baju batik dan celana bahan berwarna hijau yang menghiasi penampilannya. Kaki dan tangannya sudah tak sekokoh seperti dahulu kala. Tangan sebelah kanan tak bisa lagi digerakkan. Serangan stroke yang menyergap lima tahun silam, telah membuat sosok pria tua bernama Komaruzzaman ini hanya bisa menjalani sisa hidupnya melalui kursi roda.

Komaruzzaman adalah pensiunan guru dari SMA 31 Jakarta Timur. Kini, ia menjalani kehidupannya di sudut sempit di ujung Jakarta. Tepatnya di Srengseng, Jakarta Barat. Ia tinggal di deretan rumah petak nan pengap. Tak ada barang-barang mewah yang menghiasi rumahnya. Sungguh, ia hidup dalam kesederhaaan namun tetap bisa tersenyum dalam getir kepada setiap orang yang menyapanya. ''Saya masih bahagia,'' katanya dengan suara yang terdengar datar.

Komaruzzaman adalah adik kandung dari aktor kondang HM Damsyik. Ia anak bungsu dari delapan bersaudara. HM Damsyik adalah anak keempat dari pasangan Incik Dja'afar dan Hj Nyi Mas Maimunah. Jika HM Damsyik asik bergelut menjadi aktor di depan layar yang penuh keriuhan media, maka Komaruzzaman memilih tempat yang berbeda 180 derajat.

Komaruzzaman memilih hidup jauh dari kemilaunya pemberitaan media. Kehidupannya hanya akrab dengan kapur, papan tulis, meja, bangku dan murid-murid yang menyimpan beragam karakter perilaku. Kisah hidupnya sebagai guru telah dirintis sejak 1981 atau berselang tiga tahun sejak SMA 31 berdiri. Lalu pada 2001, 'nafas hidupnya' sebagai pendidik harus ditinggalkan dari kesehariannya alias waktu pensiun telah tiba.

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement