REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyebut Kota Makassar sebagai kota investasi terbaik saat ini di Indonesia karena sudah menerapkan pola kemitraan swasta-pemerintah atau public private partnership (PPP).
"Saat ini Makassar adalah salah satu kota di Indonesia sebagai the best investment city karena sudah menerapkan public private partnership," ujar Ahok sapaan akrab Gubernur DKI Jakarta dalam surat elektronik yang diterima dari Kabag Humas Makassar Firman Pagarra di Jakarta, Rabu (25/5).
Ahok mengatakan Kota Makassar yang sudah menerapkan Makassar Public Private Partnership dapat meningkatkan kedatangan para investor untuk berinvestasi di tempat itu. Berbeda halnya degan Jakarta, karena segala kebijakan yang diambilnya dengan pelibatan investor hingga reaklamasi Jakarta justru dituding tidak pro rakyat oleh lawan-lawan politiknya.
Kehawatirannya karena hal ini berimplikasi pada tidak nyamannya investor di ibukota negara untuk menanamkan investasinya, apalagi dalam jumlah besar. "Susah karena kebijakan yang kita ambil itu dinilai tidak pro rakyat dan ini sebenarnya merusak iklim investasi," katanya saat menjadi pembicara di Indonesia Infrastructure Finance Conference (IFC) 2016 di Jakarta.
Sejumlah investor delegasi negara-negara maju seperti Amerika, Australia, Cina, Belgia, Singapura, Hongkong, Malaysia, dan Thailand juga hadir dalam agenda yang berlangsung hingga 26 Mei itu.