Rabu 18 May 2016 23:18 WIB

Bulog Pastikan Stok Beras Aman

Bulog
Foto: [ist]
Bulog

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Badan Urusan Logistik Divisi Regional Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan stok beras menjelang puasa dan Idul Fitri dalam kondisi aman hingga awal 2017.

Kepala Bulog Divre DIY M Sugit Tedjo Mulyono di Gunung Kidul, Rabu, mengatakan stok beras beras di DIY cukup hingga pertengahan Januari 2017.

"Saat ini, stok beras di gudang Bulog mencapai 32,5 ribu ton sehingga cukup aman," katanya.

Untuk mengantisipasi kenaikan harga beras di pasaran menjelang Ramadhan, Bulog sudah mendapatkan instruksi dari pemerintah pusat terkait operasi pasar.

Bulog sudah menyampaikan kepada bupati untuk menentukan waktu dan lokasi operasi pasar. Bulog siap memberikan pelayanan operasi pasar, katanya.

"Insya Allah sampai saat ini harga beras di DIY stabil," kata dia.

Selain stok yang masih cukup aman, kata dia, Bulog melakukan penyerapan beras dari petani dan gapoktan di seluruh DIY. Sampai saat ini sudah menyerap 24 ribu ton beras atau sudah menyerap 34,5 persen dari target tahun ini sebesar 62,5 ribu ton.

"Kami siap menampung berapa pun hasil panen dari petani. Kemarin ada 200 ton, kami ambil," katanya.

Ia menjelaskan Inpres Nomor 5 Tahun 2015 harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani dibeli Rp3.700 per kg, sedangkan di tingkat penggilingan Rp3.750. Sementara gabah kering giling (GKG) di tingkat petani dibeli seharga Rp4.600 dan tingkat penggilingan Rp4.650. Untuk beras medium (rastra) dibeli seharga Rp7.300.

"Semua petani bisa menjual berasnya ke Bulog, ini untuk mengubah citra yang selama ini dianggap sulit menjual beras ke Bulog," katanya.

sumber : antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement