Kamis 21 Apr 2016 16:51 WIB

Ini Penyebab Hujan Deras yang Guyur Jakarta dan Sekitarnya

Rep: Amri Amrullah/ Red: Teguh Firmansyah
Warga sekitar Kali Strada kawasan Pejaten melintasi genangan banjir yang merendam rumahnya setelah hujan deras yang melanda Jakarta Selatan, Kamis (21/4). (Republika/ Yogi Ardhi)
Foto: Republika/ Yogi Ardhi
Warga sekitar Kali Strada kawasan Pejaten melintasi genangan banjir yang merendam rumahnya setelah hujan deras yang melanda Jakarta Selatan, Kamis (21/4). (Republika/ Yogi Ardhi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih membayangi wilayah Jabodetabek di akhir penghujan tahun ini.

Dari beberapa hari terakhir wilayah Jakarta dan sekitarnya, terus diguyur hujan lebat hingga menyebabkan banyak genangan di beberapa tempat.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Yunus S. Swarinoto mengatakan pos hujan BMKG mencatat curah hujan tertinggi selama 24 jam terakhir, terjadi pada Kamis (21/4), sebesar 202 mm di Depok. Sementara di wilayah Pasar Minggu tercatat 166 mm, yang sudah masuk kategori sangat lebat (ekstrem).  "Hujan ini terjadi cukup merata di seluruh wilayah Jabodetabek," kata dia, Kamis (21/4).

Kondisi ini dipicu oleh adanya daerah pertemuan dan belokan angin di sekitar Jawa bagian barat dan Sumatera bagian Selatan. Fenomena itu menyebabkan tumbuhnya awan-awan konvektif (tumbuh cepat), yang menyebabkan hujan disertai kilat dan guntur.

Berdasarkan prakiraan musim hujan 2016 yang dikeluarkan oleh BMKG, pada tahun ini musim hujan cenderung lebih lama, dibandingkan pada tahun biasanya. Sehingga pada tahun ini hujan masih relatif intensif hingga Mei 2016. Musim kering mulai terjadi pada Juni 2016, untuk sebagian besar wilayah Indonesia bagian barat.

Dalam tiga hari ke depan, beberapa wilayah Indonesia diperkirakan masih berpotensi terjadi hujan lebat. Di antaranya Lampung, Sumsel, Bengkulu, Babel, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Maluku dan Papua.

Oleh karena itu, masyarakat dihimbau agar tetap waspada dalam menghadapi pontesi hujanlebat ini,  dengan terus memperbarui informasi cuaca dari BMKG.

Baca juga, Ini Penjelasan Ahok Soal Banjir Jakarta.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement